Menu

coiga

AYO GABUNG

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini.
Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.
Tampilkan postingan dengan label Turnamen TDP Snr. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Turnamen TDP Snr. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

100 Petenis Ikuti Sirkuit Nasional 2013

Sumber Asli -- TENIS COI - Sekitar 100 petenis putra turut serta dalam Sirkuit Nasional 2013 yang diadakan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) di Lapangan Tenis Kemayoran, Jakarta, 20-26 Mei 2013. Turnamen ini digunakan sebagai ajang meningkatkan kualitas petenis junior, transisi mantan petenis junior.

Senin, 22 April 2013

Piala Gubernur DKI 2013 > Elbert dan Mia Saka Juara

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggmEFwZgPwCuUWe_YUwCDDY1ff6exGq7P7sol_XFxeJ0xxW-jJNdS_C9bdsOTyPQeA__v5RzRThmN28QEP054VwLfLqslP_QjEFzqd94RBOii_CeY80x0f2ZsaK7hNMuOxVvpvBIQKNGw/s320/elbert.jpg
Elbert Sie


Sumber Asli -- TENIS COI -Petenis nasional asal Jawa Barat, Elbert Sie tampil sebagai juara juara tunggal putra Turnamen Tenis Nasional Gubernur DKI Open 2013. Pada laga final di Lapangan Tenis Kelapa Gading Jakarta Utara, Minggu (21/4), Elbert yang menempati unggulan ke delapan sukses menundukkan juara bertahan Sunu Wahyu Trijati melalui pertarungan rubber set, 6-4, 1-6, dan 6-3.

Minggu, 17 April 2011

Andery Dan Voni, Raja Dan Ratu Piala Gubernur DKI 2011



Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Jakarta – Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2011 melahirkan juara baru. Andery Setyawanto dan Voni Darlina menjadi raja dan ratu baru. Kedua petenis ini adalah wajah baru di deretan daftar juara Turnamen yang sudah satu dasa warsa didukung Bank DKI ini.
- Partai final hari Minggu menjadi ajang pembuktian petenis muda tuan rumah, Voni Darlina. Peteni s yang baru berusia 16 tahun dan di bawah binaan Pelti DKI tersebut tampil ngotot sejak set pertama. Namun pada set pertama, Voni kalah 3-6.


Bahkan pada set kedua pun Voni kembali tertingga hingga 3-4 dan 4-5. Pada kedudukan ini Voni bermain lebih agresif. Setelah menyamakan kedudukan 5-5, Voni balik memimpin 6-5 meski akhirya harus tie break. Lagi-lagi, Beatrice memimpin 3-0,kendati akhirnya berhasil disamakan pada posisi 4-4 dan selanjutnya dipatok pada angka tersebut dengan kemenangan Voni, 7-6(4). Voni sekaligus memborong gelar, karena sehari sebelumnya bersama Aldilla Sutjiadi menjuarai nomor ganda.


Pada set ketiga, persaingan keduanya berlangsung lebih sengit dengan saling menyusul sampai pada posisi 2-2. Namun setelah itu,Voni melejit memimpin 3-2, 4-2, 5-3 dan mengakhiri perlawanan Beatrice dengan skor 6-3 setelah bertanding selama 2 jam 50 menit.


“Voni main bagus dan saya sendiri menghadapi masalah dengan pinggang saya saat servis. Tetapi diia memang main bagus,” kata Beatrice, yang untuk kali keduanya kalah dari Voni.


Sedangkan Voni mengakui, turnamen ini memang menjadi target dia untuk meraih juara. “Saya mencoba main lepas saja meski pada saat ketinggalan,” aku Voni, yang menerima hadiah Rp 6.300.000 dengan menjuarai event ini. Sedangkan Beatrice mengantongi Rp 3.710.000 sebagai runner up. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Pelti Martina Widjaja.


Tunggal Putra:

Kejutan besar justru terjadi di final tunggal putra yang sempat disaksikan oleh Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja dan Ketua Bidang Pertandingan PP Petli Johannes Susanto. Tampil penuh semangat sejak set pertama, Andery menang 6-3.


Memasuki set kedua, persaingan makin ketat, kendati Andery lebih banyak mendominasi serangan. Dan akhirnya menang 6-4 setelah bertanding selama 1 jam 15 menit.


“Motivasi saya ya main bagus. Itu aja. Apalagi saya belum pernah juara di turnamen ini. Sebenarnya saya Cuma menargetkan di ganda, tapi malah sakit. Saya puas dengan hasil juara di sini, meski pun saya akui persiapan saya relative kurang,” kata Andery yang mengantongi hadiah Rp 15.894.375. Sedangkan Nesa mengantongi Rp 9.463.125. Penyerahan hadiah ini dilakukan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Drs Ratiyono MSi.

“Event ini menurut saya bisa menjadi embrio yang bagus menjelang berlangsungnya SEA Games di Indonesia tahun ini dan juga PON 2012 di Riau. Kami berterimakasih kepada para petenis dan sponsor, seperti Bank DKI, DISORDA, KONI, Sumarecon dan sponsor lain yang telah mendukung kegiatan ini,” tambahnya. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Sabtu, 16 April 2011

Piala Gubernur DKI: Sandy dan David Kandas



Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA-Unggulan pertama tunggal puteri, Sandy Gumulya dan unggulan kedua tunggal putera David Agung Susanto, kandas di semifinal Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI 2011. Dua kekalahan pemain unggulan utama tersebut menjadi kejutan yang mewarnai turnamen berhadiah total 175 juta ini.
- Menghadapi Voni Darlina, Sandy Gumulya tampil di bawah form-nya, sehingga sejak awal set pertama Voni memimpin hingga 4-0. “Saya kurang fokus. Bukan beralasan sih, tetapi saya juga sedang menghadapi ujian di kampus, jadi memang tidak bisa total kayak dulu,” kata Sandy yang kini kuliah di Universitas Tarumanegara.
Meski sempat mengejar 5-5, namun akhirnya Sandy kalah 5-7. Kondisi berbalik di set kedua, ketika Sandy balas memimpin hingga 3-0. Namun, lagi-lagi terjadi permainan imbang dan balik Voni yang menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Dua game berikutnya berhasil dimenangi Voni, yang tahun lalu menjadi Ratu Tenis Indonesia dengan menjuarai Master Seri Garuda Indonesia di Jakarta.
“Saya memang menargetkan juara di turnamen ini. Saya baru kali ini menghadapi Sandy dan menurut saya dia itu pemain bagus, terutama di penempatannya,” aku Voni Darlina yang menjadi binaan Pelti DKI setelah memenangi pertandingan selama 1,5 jam tersebut.
Di final, Voni akan menghadapi Beatrice Gumulya, yang di master lalu dikalahkannya di final dengan skor 6-2, 6-1, “Tetapi kali ini mungkin lain. Menurut saya peluangnya fifty-fifty.,” tambah Voni.
Sementara itu, Beatrice Gumulya yang menempati unggulan kedua melaju ke final dengan susah payah harus mengalahkan Aldilla Sutjiadi dari DKI, 6-4, 6-7(5), 6-2. “Saya akan berusaha memenangi pertandingan karena ini menjadi turnamen pertama dan terakhir saya,” kata Bea yang mengaku akan berangkat ke Amerika untuk melanjutkan kuliah.
David kalah
Di nomor tunggal putera, unggulan kedua David Agung Susanto harus menyerah kepada Andery Setyawanto. 6-1, 7-6(2), 6-2. Andery yang menempati unggulan ketiga terus melakukan serangan kepada David Agung dan hasilnya akhirnya menang, kendati sempat kalah di set pertama, akhirnya memenangi set kedua dan ketiga.
“Saya hanya berusaha untuk tampil maksimal saja. Menghadapi Nesa besok, saya sih enjoy saja,” kata Andery yang baru kali ini menembus final Piala Gubernur DKI.
Di final, Andery akan menghadapi unggulan pertama Nesa Arta yang mengalahkan Ariawan Poerboadinoto, 7-6(1) 6-1.


FINAL Ganda:
Di final ganda putera, unggulan pertama Nesa Arta/David Agung Susanto duet petenis veteran Edy Kusdaryanto/Ariawan Poerboadinoto. Set pertama, Nesa/David unggul 6-0, namun di set kedua Edy/Ariawan balik memukul 7-6(2). Pada kedudukan ini David Agung justru muntah dan akhirnya menyerah menjelang set ketiga berlangsung.
“Ini merupakan gelar pertama buat saya seumur-umur mengikuti turnamen ini. Biasanya sampai semifinal saja,” aku Ariawan.
“Sebelumnya saya juga nggak pernah juara di turnamen ini. Inilah gelar pertama sejak saya tidak main tenis, ha ha ha,” tambah Edy Kusdaryanto.
Penyerahan hadiah dilakukan oleh Ketua Pelti DKI, Wiriyatmoko. Sponsor turnamen ini, Bank DKI, Jaya Ancol, Disorda, KONI DKI dan Sumarecon telah menyiapkan hadiah uang pembinaan sang juara.

Di ganda puteri, pasangan Voni Darlina/Aldilla Sutjiadi secara mengejutkan mendapat perlawanan sengit dari Laili Rahmawati/Tria Rizky Amalia. Menang 6-3 di set pertama, keduanya balik ketinggalan 2-6. Pada super tie break, Aldilla/Vonni sempat ketinggalan 3-8, namun pasangan ini mengejar hingga 9-9 dan balik memimpin 10-9, namun kembali sama 10-10. Memimpin lagi 11-10 . Pengembalian nanggung dari Tria langsung diserobot Voni dengan voli ke arah lapangan kanan, mengakhiri perlawanan Laili/Tria dengan 12-10.
Juara ganda putera mendapatkan Rp 7.441.875, sedangkan runner up memperoleh Rp 3.950.625. Sementara di ganda puteri, berbagi Rp2.712.500, dan runner up memperoleh Rp 1.592.500.

Seluruh pertandingan tunggal akan dipertandingkan Minggu pagi di lapangan sama mulai pukul 09.00 WIB . ***
(CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Jumat, 15 April 2011

Piala Gubernur DKI: Makin Dekat Final Ideal

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Jakarta - Mendekati saat akhir Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI 2011, nampaknya bakal memungkinkan terjadinya final ideal di nomor putera, karena unggulan pertama dan kedua masih mulus melaju. Sedangkan di nomor puteri bakal terjadi persaingan sengit dua partai antar generasi dengan tampilnya Sandy Gumulya, Voni Darlina, Aldilla Sutjiadi dan Beatrice Gumulya.
- Nesa Arta tidak terlalu susah mengatasi petenis junior Wisnu Adi Nugroho, dan menang 6-3, 6-2. Selanjutnya, mantan petenis langganan tim nasional ini akan menghadapai Ariawan Poerboadinoto, yang di pertandingan hari Jumat harus berjuang tiga set untuk mengalahkan Kurnia, 2-6, 6-2, 6-2.

Di paroh bawah, Andery Setyawanto, yang sehari sebelumnya mengalami kram perut sukses menembus semifinal setelah menghentikan Tito Parulian Utauruk dengan skor 6-1, 6-1. Di semifinal, petenis yang selalu tampil menghibur ini akan menghadapi petenis muda yang sempat merasakan berada di tim nasional, David Agung Susanto. Petenis asal Semarang yang kini membela Riau ini mengalahkan Sebastian Dacosta dua set langsung 6-4, 6-4.

"Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai hasil terbaik di turnamen ini. Saya ingin menjuarai turnamen Piala Gubernur DKI ini, " kata David Agung penuh semangat.

Sementara itu, Referee Mustofa Masyhur mengatakan, partai semifinal akan menggunakan dua lapangan saja. Para partai pertama akan mempertandingkan nomor tunggal putera, yang dilanjutkan dengan semifinal tunggal puteri. Sedangkan pada partai ketiga akan mempertandingkan final ganda puteri.

Di nomor tunggal puteri, Sandy Gumulya menghentikan Nadia Syarifah, 6-3, 6-1. Selanjutnya mantan petenis DKI yang sempat membela Kaltim di PON dan pernah langganan menjadi anggota tim Fed Cup ini akan dijajal petenis yang sedang naik daun, Voni Darlina. Sebelumnya, petenis jangkung yang menjadi binaan Pelti DKI ini melaju ke semifinal dengan mengalahkan Tria Rizky Amalia dengan skor 6-3, 6-4.

Aldilla Sutjiadi, yang juga mewakili generasi muda juga melaju ke semifinal. Petenis yang juga menjadi binaan DKI ini mengalahkan Laili Rahmawati Ulfa, 7-6(3), 6-2 untuk melaju ke semifinal menantang Beatrice Gumulya. Beatrice sendiri menang mudah atas Efrilia Herlina, 6-0, 6-1.

Di nomor ganda putera,pasangan David Agung/Nesa Arta melaju ke partai puncak, setelah unggulan pertama ini mengalahkan Panji Bana/Rahmat Hidayat, 6-3, 6-3. Selanjutnya di final mereka akan menghadapi duet petenis veteran, Edy Kusdaryanto/Ariawan Poerboadinoto, yang menghentikan Tito Parulian/Ryan Tanujoyo, 7-6(9) DAN 6-2.

Partai final ganda akan dipertandingkan hari Sabtu besok. Sedangkan final tunggal putera dan puteri akan berlangsung hari Minggu. Semua pertandingan dimulai pukul 09.00 WIB.

Event Piala Gubernur DKI merupakan turnamen TDP (Turnamen Diakui Pelti) yang menjadi agenda rutin Pengprov PELTI DKI. Tahun ini kembali disponsori Bank DKI, didukung Disorda, Sumarecon, dan KONI DKI, dengan memperebutkan hadiah total Rp 175 juta. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Kamis, 14 April 2011

Piala Gubernur DKI: Kram, Andery Setyawanto di Ganda

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA – Tidak ada kejutan berarti di hari ketiga Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI 2011. Nesa Arta, David Agung, Sandy Gumulya, dan Beatrice Gumulya melewati lawan-lawannya dengan mudah. Sedangkan di nomor ganda dikejutkan dengan tidak bisa tampilnya Andery Setyawanto yang mengalami kram perut, sehingga tidak bisa melanjutkan tampil di ganda.
- Nesa Arta mengatasi Budi Ansori, 6-3, 6-1 untuk menghadapi Wisnu Adi Nugroho , yang sebelumnya melibas sesama unggulan, Ega Uneputty dengan skor 6-2, 6-3. Sedangkan David Agung Susanto, yang menempati unggulan kedua menang mudah atas Ryan Marlo, 6-4, 6-1. Di perempatfinal, David akan menghadap Sebastian Dacosta, yang sebelumnya mengalahkan mantan juara Gubernur DKI, Hendri S Pramono.
Di nomor puteri, unggulan pertama Sandy Gumulya juga menang mudah atas Diandra Berliana, 6-1, 6-1. Sandy akan menghadapi Nadia Syarifah. Nadia mengatasi Rani Fitria, 6-3, 4-6, 6-3. Sementara Beatrice Gumulya mengalahkan Jessy Venesia, 6-1, 6-2.
Dua kandidat lainnya, Aldila Sutjiadi dan Voni Darlina harus berjuang keras untuk tidak menghadapi rubber set. Voni mengatasi Mia Sacca, 6-3, 7-6(3), dan Adilla melibas Dede Tari Kusrino, 6-1, 7-6(4).
Nomor ganda putra diwarnai tidak tampilnya Andery Setyawanto. Sesaat setelah mengalahkan Ryan Tanujoyo, Andery mengalami kram perut, sehingga tidak bisa tampil di ganda bersama pasangannya, Agung Bagus Dewantoro. Mestinya, mereka menghadapi Ariawan Poerbo/Edy Kusdaryanto, namun karena Andery tidak bisa tampil, akhirnya Ariawan/Edy melaju mulus ke semifinal menghadapi Tito Parulian/Ryan Tanujoyo. Semifinalis lainnya mempertemukan Nesa/David Agung dan Panji Bana/Rahmat Hidayat.
Sebaliknya, di nomor puteri justru sudah mempertandingkan semifinal dan sudah dipastikan finalisnya. Duet DKI, Aldilla Sutjiadi/Voni Darlina akan menghadapi Laili Rahmawati/Tria Rizki Amalia. Sebelumnya, Aldila/Voni mengalahkan Bella Destriana/ Nadia Syarifah, 6-2, 2-6, 10-5. Sedangkan Laili/Tria mengalahkan Beatrice Gumulya/Dina Karina, 6-1, 7-6(9).

Hasil Tunggal Putra:
Nesa Arta vs Q-Budi Ansori, 6-3 6-1
Wisnu Adi N vs Ega Uneputty, 6-2 6-3
Ariawan Poerbo vs Ardi Rahman, 6-2 3-6 7-6(5)
Kurnia vs M Sani, 6-1 6-1
Bangun vs Tito, 4-6 6-3 6-7(3)
Ryan Tanujoyo vs Andery Setyawanto, 4-6 3-6
Sebastian Dacosta vs Hendri 6-4 6-2
Ryan Marlo vs David Agung, 4-6 1-6

Hasil Tunggal Putri:
Sandy Gumulya vs Diandra Berliana, 6-1 6-1
Rani Fitria vs Nadia Syarifah, 3-6 6-4 3-6
Voni Darlina vs Mia Sacca, 6-3 7-6(3)
Tria Rizky vs Dyah Mustika, 6-0 6-1
Aldilla S vs Dede Tari K, 6-1 7-6 (4)
Evita Febri vs Laili Rahmawati, 1-6 0-6
Efrilia Herlina vs Deria Nurhaliza, 6-4 7-5
Jessy Venesia vs Beatrice Gumulya, 1-6 2-6. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Rabu, 13 April 2011

Piala Gubernur DKI: Diwarnai Tumbangnya Pemain Unggulan

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Jakarta - Hari kedua Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI 2011 diwarnai tumbangnya pemain-pemain unggulan tunggal putera dan puteri. Di nomor putera, unggulan keempat Agung Bagus Dewantoro dan Eko Septian langsung tersingkir di babak kedua. Sedangkan di tunggal putri yang menggunakan draw 32, dua pemain unggulan juga langsung tersisih, bahkan di babak pertama. Masing-masing adalah Bella Destriana dan Vita Taher.
- Agung Bagus, petenis Malang kelahiran Semarang, menyerah kepada petenis gaek Ariawan Poerboadinoto dua set langsung, 5-7,

3-6. Kekalahan Agung diikuti Eko septian yang juga kelahiran Searang. Unggulan ke-14 ini ditundukka oleh Ardi Rahman yang di

PON sempat membela Papua dan Kalbar melalui pertarungan sengit tiga set. Kalah 3-6 di set pertama, Eko membalas 6-2 di set

kedua. Namun di set ketiga Ardi membungkamnya 6-1.

Petenis unggulan teratas masih melaju mulus. Nesa Arta dari DKI mengatasi Edy Kusdaryanto, 6-3, 6-4. Kemenangan mudah juga

diraih petenis kelahiran Semarang yang kini bernaung di Riau, David Agung Susanto. Unggulan kedua ini membungkam petenis asal

Jateng lainnya, Reza Amrullah, 6-0, 6-3.

Di nomor puteri nampaknya bakal menyuguhkan hasil tak terduga setelah hari ini dua unggulan tumbang. Bella Destriana kandas

di tangan petenis kualifikasi, Dyah Mustika, 4-6, 6-1, 0-6. Nasib buruk juga dialami Vita Taher. Unggulan ketujuh ini

menyerah kepada petenis kualifikasi lainnya, Effrilia Herlina dengan skor, 6-7(0) dan 0-6.

Sandy Gumulya yang menempati unggulan teratas melaju ke babak kedua setelah mengalahka Septiana, 6-4, 6-1. Sedangkan Beatrice

Gumulya, tanpa ampun melibas petenis kualifikasi, Oktavia Ayu, 6-0, 6-0.

Berikut adalah hasil lengkap tunggal putra hari kedua:

Nesa Arta vs Edy Kusdaryanto, 6-3, 6-4
Q-Budi Ansori vs Jesse Alberto, 6-1, 6-0
Wisnu Adi N vs Hemat Bhakti A, 7-5, 6-3
Panji Bana vs Ega Uneputty, 0-6, 1-6
Agung Bagus vs Ariawan Purbo, 5-7, 3-6
Ardi Rahman vs Eko Septian 6-3, 2-6, 6-1
Kurnia vs Samsudin Pare, 6-0, 6-1
Ganang Suryatmaja vs M Sani Wijaya, 3-6, 3-6
Bangun H vs Sarif Faturahman, 6-4, 6-0
Tito P vs Indra Wijaya, 7-6(1), 6-1
Ryan Tanujaya vs Arya Mahendra, 6-3, 6-2
Q-Arif Rahman vs Andery S, 1-6, 1-6
Sebastian D. vs Marco sitepu
LL Frederico Rumambi vs Hendri S Pramono, 2-6, 3-6
Ryan Marlo vs WC Fahmi Seff, 6-1, 6-0
vs Reza Amrullah vs David Agung, 0-6, 3-6


Hasil Lengkap Tunggal putri hari kedua:

Sandy Gumulya vs Septiana, 6-4, 6-1
Puspita Ratih vs WC-Diandra Berliana, 0-6, 2-6,
Dina Karina vs Rani Fitria, 1-6, 2-2 ret
Q-Monica Putri vs Nadia Syarifah, 4-6, 1-6
Voni Darlina vs WC-Nadia Yahya, 6-1, 6-1
Q-Mia Sacca vs Ajeng Aquina,6-1, 6-0
Tria Rizky A vs Indun Safaati, 6-1, 6-3
Q-Dyah Mustika vs Bella Destriana, 6-4, 1-6, 6-0
Aldila S vs Hanemas Pangestu, 6-0, 6-1
Isabella Kimberly vs Dede Tari K, 0-6, 2-6
Q-Bastian Dwi A vs Evita Febrihabsari, 1-6, 3-6
Woyla Waluyo vs Laili Rahmawati, 0-6, 2-6
Vita Taher vs Q-Efrilia Herlina, 6-7(0), 0-6
Suryaningsih vs Deria Nurhaliza,3-6, 1-6
WC-Cynthia Wibawa vs Q-Jessy Venesia Pakaya, 0-6, 1-6
Q-Oktavia Ayu D vs Beatrice Gumulya, 0-6, 0-6. (CTI-1)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Selasa, 12 April 2011

Piala Gubernur DKI 2011: Sandy dan Nesa Berharap Mulus

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Jakarta – Unggulan pertama tunggal putera dan puteri Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI 2011, Nesa Arta dan Sandy Gumulya, berharap hasil yang mulus untuk menjadi juara sebagaimana skenario daftar unggulan. Keduanya baru akan tampil di babak utama hari Rabu ini.
- Nesa Arta melewati babak pertama tanpa harus mengeluarkan keringat karena mendapat bye. Selanjutnya, mantan petenis nasional ini akan menghadapi Edy Kusdaryanto, yang sebelumnya mengalahkan Irfan Dwi di babak pertama dengan skor 6-2, 6-0.

Tidak tampilnya Christoper Rungkat dan Sunu Wahyu Trijati di event berhadiah total 175 juta ini membuat petenis peringkat di bawah mereka naik ke daftar unggulan teratas. David Agung Susanto menempati unggulan kedua dan akan menghadapi akan menghadapi Reza Amrullah yang lolos babak pertama dengan melewati Hanzel Sanjaya , 6-1, 6-2.

Di nomor puteri, Sandy Gumulya yang menempati unggulan teratas tunggal puteri baru akan bertanding hari Rabu ini menghadapi Septiana. Jika menang, Sandy akan menghadapi Diandra Berliana, yang sebelumnya mengatasi Puspa Ratih, 6-0, 6-2.

Adik kandung Sandy, Beatrice Gumulya menempati unggulan kedua. Dia akan menghadapi petenis dari babak kualifikasi, Oktavia Ayu D. Jika menang dia akan menghadapi pemenang antara Cynthia Wibawa dan Jessy Venesia Pakaya.

Cuaca hari pertama babak pertama turnamen yang disponsori Bank DKI, Disorda, KONI DKI dan Sumarecon ini relative lebih baik ketimbang final kualifikasi sehari sebelumnya. Menghadapi pertandingan pertama, Sandy Gumulya mengaku sudah siap.

“Saya memang belum ada jadwal lain tahun ini. Turnamen ini bisa saya jadikan target untuk modal mengikuti turnamen lain, termasuk internasional, “ tandas petenis yang awa April ini berlangtahun. Pertandingan babak awal nomor puteri berlangsung di lapangan Rawamangun.



Hasil hari pertama:

Tungggal Putra:
Unggulan tunggal putra:

1. Nesa Arta

2. David Agung Susanto

3. Andery Setyawanto

4. Agung Bagus D

5. Sebastian Dacosta

6. Ega Uneputty

7. Ganang Suryaatmaja

8. Bangun Hartato

9. Hendri SP

10. Wisnu Adi Nugraha

11. Tito Parulian

12. Kurnia

13. Ryan Tanujoyo

14. Eko Septian

15. Jesse Alberto

16. Ryan Marlo



Nesa Arta vs Bye
Irfan Dwi vs Edy Kusdaryanto, 2-6, 0-6
Q-Budi Ansori vs Ichwan Rizaldi, 7-6(6), 6-3
Bye vs Jesse Alberto
Wisnu Adi N vs Bye
WC-Edwin Yahya vs Hemat Bhakti A, 0-6, 0-6
Panji Bana vs Q-Tri Arismunandar, 1-6, 6-2, 6-3
Bye vs Ega Uneputty
Agung Bagus vs Bye
Ariawan Purbo vs Prihatin,6-3, 6-0
Bye vs Eko Septian
Kurnia vs Bye
WC-Irfandi H vs Samsudin Pare, 6-7(7), 7-6(2), 6-1
M Sani Wijaya vs LL-M Noor Husaini, 6-1, 6-3
Bye vs Ganang Suryatmaja
Bangun H vs Bye
WC-Da nny Primanata vs Q-Arif Faturahman, 2-6, 6-2, 7-6(5)
WC-Indra Wijaya vs Q-Gusti Jaya Kusuma, 6-4, 6-3
Bye vs Tito P
Ryan T vs Bye
Arya Mahendra vs Ibrahim Unggulaga, 1-6, 7-5, 7-6(9)
LL Ade Anugerah vs Q-Arif Rahman, 4-6, 4-6
Bye vs Andery S
Sebastian D. vs Bye
Budi Darmawan vs LL Marco Sitepu, 2-6, 3-6
LL Frederico Rumambi vs WC Lutfi Anggara, 6-3, 6-0
Bye vs Hendri S Pramono
Ryan Marlo vs Bye
WC Fahmi Seff vs Johanes Indra Tolip, 6-3, 6-4
Hanzel Sanjaya vs Reza Amrullah, 1-6, 2-6
Bye vs David Agung Susanto



Tunggal Putri:

Unggulan:
1. Sandy Gumulya
2. Beatrice Gumulya
3. Vonny Darlina
4. Laili Rahmawati
5.Aldila Sutjiadi
6. Bella Destriana
7. Vita Taher
8. Nadia Syarifah



Hasil Hari Pertama:

Sandy Gumulya vs Septiana,
Puspita Ratih vs WC-Diandra Berliana, 0-6, 2-6,
Dina Karina vs Rani Fitria
Q-Monica Putri vs Nadia Syarifah
Voni Darlina vs WC-Nadia Yahya, 6-1, 6-1
Q-Mia Sacca vs Ajeng Aquina
Tria Rizky A vs Indun Safaati, 6-1, 6-3
Q-Dyah Mustika vs Bella Destriana
Aldila S vs Hanemas Pangestu, 6-0, 6-1
Isabella Kimberly vs Dede Tari K, 0-6, 2-6
Q-Bastian Dwi A vs Evita Febrihabsari
Woyla Waluyo vs Laili Rahmawati, 0-6, 2-6
Vita Taher vs Q-Efrilia Herlina
Suryaningsih vs Deria Nurhaliza,3-6, 1-6
WC-Cynthia Wibawa vs Q-Jessy Venesia Pakaya
Q-Oktavia Ayu D vs Beatrice Gumulya (CTI-1)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Senin, 11 April 2011

Piala Gubernur DKI dimulai Hari Ini

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA -
Jakarta - Babak utama Turnamen tenis senior Piala Gubernur DKI 2011 akan mulai digelar hari Selasa ini di lapangan tenis Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para petenis unggulan putra maupun putri dipastikan langsung tampil. Pelaksanaan nomor putra dan putri, seperti biasanya digelar terpisah di babak awal. Nomor puteri di Rawamangun, sedangkan nomor putera di lapangan Pusat Olahraga Kelapa Gading.
- Babak kualifikasi telah berakhir kemarin dan menghasilkan pemaian-pemain yang tidak asing lagi di telinga penggemar tenis. Hingga berita ini diturunkan, babak final kualifikasi masih berlangsung.

Sekretaris Pelti DKI, Imam Supardi SE mengaku puas dengan peserta yang mengikuti turnamen berhadiah total 175 juta ini. "Meski sudah jalan, kami terus mengupayakan adanya dukungan-dukungan selain dari Bank DKI, KONI Daerah, Disorda dan Sumarecon," kata Imam Supardi.

Sementara itu, hari terakhir babak kualifikasi harus tertunda karena hujan, sehingga pertandingan baru bisa dilanjutkan sore hari. Referee, Mustofa Masyhur mengatakan, pertandingan final memang harus diselesaikan hari Senin ini karena babak utama harus dimulai hari Selasa besok. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Jumat, 22 Oktober 2010

PON Tenis 2010: Jateng Targetkan 4 Emas

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Semarang Tim tanis Jateng menargetkan sedikitnya bisa membawa pulang empat emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tenis di Jakarta 23-30 Oktober. Rombongan Jateng yang terdiri atas 15 atlet dan dua pelatih dilepas Sekum Pelti Jateng Adi Ekopriyono di Aula Suara Merdeka Jalan Pandanaran 30, Kamis (21/10) malam.
- Pelatih Jateng Beni Siswanto mengatakan PON tenis ini sebagai ajang mencari pengalaman bertanding para atlet. Para petenis yang diturunkan merupakan atlet pembiaan jangka panjang termasuk untuk persiapan PON 2012 di Riau. Kelompok yang dipertandingkan yaitu KU-14 dan KU-19 putra-putri.

"Kami menargetkan minimal bisa meraih empat emas dari 16 emas yang diperebutkan. Namun dari nomor apa emas itu bisa diraih, belum bisa kami tentukan. Yang pasti semua berpeluang," katanya.

Ajang PON tenis ini, lanjut Beni sebagai penjajagan untuk mengetahui peta kekuatan daerah lain utamanya untuk PON mendatang. Jateng akan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan di PON tenis ini.

Para petenis yang terpilih merupakan atlet yang memiliki Peringkat Nasional Pelti (PNP) tertinggi di kelompoknya masing-masing. Tidak ada TC khusus menghadapi kejuaraan ini sebab para atlet disibukkan berbagai turnamen.

Para atlet yang dikirim itu adalah KU-14 adalah Fuadi Rajabaja (Kabupaten Semarang), Pambudi Elsa (Blora), Akbar (Tegal), Idun Safaati (Pati), Denis Nurlaila (Grobogan), Septian Ratna (Jepara), Latifah (Surakarta).

Untuk KU-19 ada Rizky Bagus (Semarang), Wisnu Adi Nugroho (Tegal), Aringko M (Sukoharjo), Irfan Dwi (Surakarta), Evita Febi (Semarang), Prima Lestari (Kabupaten Semarang), Natania (Surakarta), dan Jessie FP (Surakarta) dengan pelatih Beni Siswanto dan Purnomo SH. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Rabu, 20 Oktober 2010

TENIS MASTER GIA 2010: Ganda Hanya Kehormatan

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Turnamen tenis seri Master Garuda Indonesia-Sportama yang diikuti delapan petenis terbaik putra-putri sepanjang 2010 akan digelar di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, 8-12 Desember mendatang.
- Menurut Direktur Turnamen Teddy Tanjung, Selasa (19/10), delapan petenis putra-putri terbaik itu ditentukan berdasarkan poin yang mereka kumpulkan pada sejumlah seri turnamen sepanjang tahun 2010.

Di bagian putra di antaranya turnamen Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Okeshop Oneject Men's Future, Wali Kota Tarakan Men's Future, Tegal Men's Future.

Sedangkan turnamen di bagian putri, yakni Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Tarakan Women's Circuit, Championships Women's Circuit, Alfamart International Women's Circuit.

Berdasarkan hasil turnamen di bagian putra, terdapat delapan pemain yang berhak tampil pada seri master, yakni Christopher Rungkat, Sunu Wahyu Trijati, Ketut Nesa Artha, David Agung Susanto, Elbert Sie, Enrico Satria, Rizki Bagus, dan Hansel Sanjaya. Terdapat dua pemain yang masuk alternatif, yakni Jesse Alberto dan Reynaldi Prasetyo.

Pada bagian putri yang dipastikan lolos ialah Sandy Gumulya, Cynthia Melita, Voni Darlina, Ayu Fani Damayanti, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, Laili Rahmawati Ulfa, Aldila Sutjiadi. Sementara pemain alternatif ialah Vita Taher dan Lauren Lang.

Teddy menjelaskan, untuk nomor ganda, hanya ada satu pemain yang memenuhi syarat yaitu David Agung dan Sunu Wahyu. Karena peserta yang lolos hanya satu, pertandingan nomor ganda batal digelar. Namun sebagai apresiasi, pihak penyelenggara akan memberikan penghargaan kepada pasangan David/Sunu.

Menurut Teddy, khusus seri turnamen internasional putra dan putri dinilai telah mencapai sukses. Baik itu sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi.

Pada turnamen kelompok putra, tiga seri turnamen future yang digelar di Bandung, Tarakan, dan Tegal, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Indonesia. Dia mencontohkan Christopher yang mampu mencapai semifinal di Bandung dan menjadi juara pada seri kedua di Tarakan. Peringkat Christo di dunia langsung meroket dari posisi 1.800-an ke posisi 600-an dunia.

Teddy mengharapkan lebih banyak lagi pemain Indonesia yang mengikuti turnamen seri internasional tersebut, baik putra maupun putri. "Sayang belum banyak pemain yang memanfaatkan kesempatan emas ini. Karena itulah pada tahun 2011 kami sangat berharap lebih banyak lagi pemain Indonesia yang ambil bagian," katanya.

Pihaknya juga sedang menjajaki menggelar seri turnamen internasional kelompok junior. Hal ini dimaksudkan untuk mematangkan para petenis junior sekaligus mendongkrak peringkat internasional mereka.

"Kami sangat berkomitmen untuk ikut meningkatkan prestasi petenis Indonesia, terutama di kelompok junior. Karena itu kami juga mengimbau dunia usaha untuk ikut bersama-sama membangun prestasi tenis Indonesia di kancah internasional," ujar Teddy.* (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Selasa, 19 Oktober 2010

TENIS MASTER GIA 2010: Lavinia Tananta Menghilang

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Turnamen tenis seri Master Garuda Indonesia-Sportama yang diikuti delapan petenis terbaik putra-putri sepanjang 2010 akan digelar di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, 8-12 Desember mendatang. Namun turnamen yang menyandang terbaik itu tanpa petenis nomor satu Indonesia, Lavinia Tananta. Jadilah inilah terbaik tanpa nomor satu.
- Menurut Direktur Turnamen Teddy Tanjung, Selasa, delapan petenis putra-putri terbaik itu ditentukan berdasarkan poin yang mereka kumpulkan pada sejumlah seri turnamen sepanjang tahun 2010.

Di bagian putra di antaranya turnamen Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Okeshop Oneject Men’s Future, Walikota Tarakan Men’s Future, Tegal Men’s Future.

Sedangkan turnamen di bagian putri, yakni Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Tarakan Women’s Circuit, Championships Women’s Circuit, Alfamart International Women’s Circuit.

Berdasarkan hasil turnamen di bagian putra, terdapat delapan pemain yang berhak tampil pada seri master, yakni Christopher Rungkat, Sunu Wahyu Trijati, Ketut Nesa Artha, David Agung Susanto, Elbert Sie, Enrico Satria, Rizki Bagus, dan Hansel Sanjaya. Terdapat dua pemain yang masuk alternatif, yakni Jesse Alberto dan Reynaldi Prasetyo.

Pada bagian putri yang dipastikan lolos ialah Sandy Gumulya, Cynthia Melita, Voni Darlina, Ayu Fani Damayanti, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, Laili Rahmawati Ulfa, Aldila Sutjiadi. Sementara pemain alternatif ialah Vita Taher dan Lauren Lang.

Teddy menjelaskan, untuk nomor ganda, hanya ada satu pemain yang memenuhi syarat yaitu David Agung dan Sunu Wahyu. Karena peserta yang lolos hanya satu, pertandingan nomor ganda batal digelar. Namun sebagai apresiasi, pihak penyelenggara akan memberikan penghargaan kepada pasangan David/Sunu.

Menurut Teddy, khusus seri turnamen internasional putra dan putri dinilai telah mencapai sukses. Baik itu sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi.

Pada turnamen kelompok putra, tiga seri turnamen future yang digelar di Bandung, Tarakan, dan Tegal, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Indonesia.

Dia mencontohkan Christopher yang mampu mencapai semifinal di Bandung dan menjadi juara pada seri kedua di Tarakan. Peringkat Christo di dunia langsung meroket dari posisi 1.800-an ke posisi 600-an dunia.

Teddy mengharapkan lebih banyak lagi pemain Indonesia yang mengikuti turnamen seri internasional tersebut, baik putra maupun putri. "Sayang belum banyak pemain yang memanfaatkan kesempatan emas ini. Karena itulah pada tahun 2011 kami sangat berharap lebih banyak lagi pemain Indonesia yang ambil bagian," katanya kepada Antara.

Pihaknya juga sedang menjajaki menggelar seri turnamen internasional kelompok junior. Hal ini dimaksudkan untuk mematangkan para petenis junior sekaligus mendongkrak peringkat internasional mereka. "Kami sangat berkomitmen untuk ikut meningkatkan prestasi petenis Indonesia, terutama di kelompok junior. Karena itu kami juga mengimbau dunia usaha untuk ikut bersama-sama membangun prestasi tenis Indonesia di kancah internasional," ujar Teddy (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Rabu, 13 Oktober 2010

Kejuaraan Tenis Terbuka BUPATI CUP III Serang Dibuka

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Kejuaraan Tenis Terbuka BUPATI CUP III resmi dibuka dan dimulai hari ini, Selasa (12/10).
- Kejuaraan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Serang dan Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI). Kejuaraan ini akan berlangsung mulai tanggal 12 Oktober 2010 sampai dengan tanggal 23 Oktober 2010 dan diikuti oleh peserta mulai dari kelas junior hingga kelas veteran berusia 45 tahun ke atas.

Ketua pelaksana, Dedi Sofyan mengatakan, Atlit tenis di Serang memiliki potensi yang tidak kalah dengan potensi yang dimiliki oleh atlit-atlit di daerah lain. “Diharapkan dengan adanya kejuaraan tenis terbuka ini, minat dan bakat masyarakat serang di bidang tenis lebih maju,” kata Dedi yang juga salah satu atlit tenis di Serang. Sementara itu, Bupati Serang Taufik Nuriman mengatakan, Akan terus berusaha untuk bisa menghadirkan petenis-petenis nasional. ” Bahkan mungkin juga akan menghadirkan petenis internasional untuk kita saksikan bersama,” katanya dalam sambutannya. (CTI-1) ***

"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

NUSA DUA TERBUKA 2010; Aulia Rahman Tembus Babak Utama

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - DENPASAR - Petenis muda Bali Aulia Rahman Ajie (16) membuat kejutan. Siswa kelas II SMAN 1 Denpasar ini berhasil menembus babak utama (32 besar) tunggal putra kejuaraan tenis Nusa Dua Terbuka 2010 setelah menekuk dua lawannya di Lapangan KONI Bali, Denpasar, Selasa (12/10) kemarin.
Putra pertama pasangan pelatih tenis Hamzah dan Iin itu menumbangkan unggulan kedua kualifikasi Margono (Jawa Tengah) lewat perjuangan maraton 7-6 (1), 2-6, 7-5. Aulia melanjutkan suksesnya pada final kualifikasi. Juara Porsenijar Bali 2010 ini mengalahkan M. Ikhmal (Jateng) 6-4, 6-0.
- Variasi pukulan silang dan panjang ke arah base line yang kerap dilancarkan Aulia membuat Ikhmal tidak berkutik dan menyerah 6-4 pada set pertama. Memimpin dengan cepat, Aulia Rahman Ajie lebih berani mengembangkan variasi teknik pukulannya pada set berikutnya, bahkan sesekali maju ke depan net. Strategi Aulia efektif untuk mengunci lawannya dengan skor 6-0.
''Saya tidak menyangka bisa menang dengan mudah. Saya tidak berpikir macam-macam mengingat lawan saya memiliki PNP 76. Strategi saya hanya mencoba pengembalikan bola dengan sebaik-baiknya. Ternyata apa yang saya lakukan membuat Ikhmal tidak bisa mengembangkan permainan terbaiknya,'' papar pemain kelahiran 28 Maret 1994 itu.
Sementara dua petenis Bali lainnya, Ismail Jaya dan Putu Sana Darmawan, yang juga bisa menembus final kualifikasi, gagal lolos ke babak utama. Ismail Jaya dipaksa mengakui ketangguhan Ariya Mahendra (Jabar) 3-6, 2-6, sedangkan Putu Sana Darmawan (Gianyar) kalah straight set 3-6, 4-6 dari Bangun Hartanto (Jateng).

Bonit Wiryawan
Petenis gaek asal Surabaya, Bonit Wiryawan, yang kini menjadi pelatih tenis nasional, ingin terjun pada turnamen berhadiah Rp 110 juta ini. Tidak ada target khusus yang dibawanya, kecuali memberi motivasi kepada anak didiknya. ''Usia saya sudah di atas kepala empat. Saya ingin petenis muda memiliki komitmen tinggi kepada olahraga pilihannya ini,'' ujarnya.
Pada babak utama tunggal putra, Sunu Wahyu Trijati menjadi unggulan pertama. Posisi selanjutnya ditempati David Agung, Ketut Nesa Artha (juara 2008), Albert Sie, Aditya Hari Sasonggo, Andery Setyawanto, Agung Bayu dan Enricko. Di bagian putri, unggulan pertama ditempati Laili Rahmawati, disusul Dwi Rahayu, Ita Taher, Julia Sanger, Rekian Woro, Laurent Leng dan Rani Vitria.
Pertandingan putra dilangsungkan di Lapangan KONI Bali, sedangkan putri di Lapangan Gubernur. Undian dilakukan Rabu pagi ini di Lapangan KONI Bali. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Selasa, 12 Oktober 2010

Nusa Dua Terbuka 2010: Sana Darmawan ke Final Kualifikasi

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Denpasar - Putu Sana Darmawan melaju ke babak final kualifikasi kejuaraan tenis Nusa Dua Terbuka 2010 setelah mengalahkan lawan-lawannya di Lapangan KONI Bali, Denpasar, Senin (11/10) kemarin. Petenis Gianyar itu berturut-turut mengatasi perlawanan Rahmad Hidayat asal Aceh 6-1, 7-4 (4) dan Fabianus Marintis (Jawa Tengah) 6-4, 6-0.
- Untuk mencapai babak utama alias 32 besar, Sana harus bisa melewati Bangun Hertanto (Semarang) pada final kualifikasi Selasa ini. ''Bangun jauh lebih berat dari dua petenis yang saya kalahkan sebelumnya. Saya akan berjuang dan semoga keberuntungan menghinggapi saya,'' kata Sana.

Di bagian lain, dua petenis junior Bali, Kadek Agus Satria dan Febry Gunarto, gagal memperlihatkan permainan terbaiknya. Mereka sama-sama takluk pada babak kedua. Hal yang sama dialami petenis berusia 14 tahun Bagas Krisna Murti. Pelajar kelas III SMPN 3 Abiansemal, Badung, ini sempat membuka harapan dengan menundukkan Diky (Jatim) 6-3, 6-2, namun kemudian dipaksa mengakui ketangguhan M. Sani Wijaya (DKI Jakarta) 6-2, 3-6, 7-5.

Kegagalan juga mengiringi Illya Chibirev. Petenis asal Kanada ini tidak mampu menembus babak utama setelah disingkirkan Andi Sutomo (Jawa Tengah) dua set langsung.

Menurut panitia pertandingan H. Roslan dan Unok, hujan yang mengguyur Kota Denpasar membuat beberapa partai harus ditunda, seperti duel Ismail Jaya (Bali) versus Novinda Yudelpas (Sumbawa), Aulia Rahman Ajie menghadapi Margono (Jateng), David Wardana melawan M. Ikhmal dan Ashari Nursida (DKI) melawan Satya Imam Yuwono (Jateng).

Di kelompok putri, dari delapan tiket ke babak utama, enam direbut petenis Bali. Mereka adalah Komang Henny, Wukirasih Sawondari, Sediati Merdiningsih, Shera Bella, Dwi Ayu Setia Delvia dan Dewi Sumaeda yang menaklukkan Alhumayra Dorida (Jatim) 1-6, 6-3, 6-3. Dua lainnya ditempati Jeany Kho (Jateng) dan Meutia Sabrina (Jatim) yang menyingkirkan Aryadita Kusumawar (DIY) dengan skor 6-1, 6-1. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Senin, 11 Oktober 2010

Nusa Dua Terbuka Diramaikan Petenis Rusia

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Denpasar - Petenis Australia, Jerman dan Jepang sudah pernah ambil bagian pada kejuaraan tenis Nusa Dua Terbuka yang digelar sejak 1989 lalu. Pada event ke-21 yang akan dimulai Senin (11/10) ini, panitia menerima pendaftaran peserta putri asal Rusia bernama Illiya Chibirev.
- ''Petenis Rusia yang menginap di Putri Bali itu sempat bingung mendaftar. Berkat bantuan staf hotel, ia akhirnya bisa mengikuti ajang nasional tahunan ini,'' ujar Ketua II Pengprov Pelti Bali Drs. I Gusti Ketut Purnaya, S.H., M.Si., di Denpasar, Minggu (10/10) kemarin.

Purnaya yang juga Direktur Operasional BTDC, mengaku bangga karena turnamen mendapat atensi petenis dari negeri Beruang Merah. ''Ini mengisyaratkan turnamen Nusa Dua sudah go international,'' tuturnya didampingi pengurus senior H. Rooslan dan Wayan Radig.

Kejuaraan kali ini memperebutkan hadiah total Rp 110 juta, naik 10 juta dari tahun lalu. Sebanyak Rp 70 juta disediakan buat petenis putra dan Rp 40 juta untuk peserta putri. Petenis yang turun tercatat 114 orang yang terdiri atas 92 putra dan 22 putri.

Di bagian putra sesuai catatan wasit Slamet, unggulan teratas ditempati David Agung, Sunu Wahyu dan juara 2008 Ketut Nesa Artha, asal Singaraja. Sementara di kelompok putri tercantum Dwi Rahayu Fitri dan Dita Taher. Jika tiga petenis SEA Games, Prima Simpati Aji, Kristofer Rungkat dan Andery Setiawanto, yang dibawa pelatih Bonit Wiryawan jadi tampil, komposisi unggulan dipastikan berubah.

Menurut Rooslan dan Radig, hanya empat petenis tuan rumah Bali yang mendapat wild card (kemudahan), yaitu Iben Zulkarnaen, Agus Prima Dana (putra), Nadia Diantari dan Desak Wiwin Tri Swandewi (putri). Sementara empat petenis senior Bali, Eko Putra, Laba Kurniawan, Wayan Ardana dan Candra Widiarta, belum mendaftarkan diri.

Pertandingan babak penyisihan pada Senin ini dan Selasa besok diputar di Lapangan Gubernur (putri) dan KONI Bali (putra). Mulai perdelapanfinal dipusatkan di Lapangan KONI Bali. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Kamis, 30 September 2010

ITF Women's Circuit: Ayu Fani ke Perempat Final

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA, - Pemain unggulan pertama Ayu Fani Damayanti terus melaju ke perempat final Turnamen ITF Women’s Circuit. Dia menundukkan Seung Yeon Hong 6-2, 6-1 di Rasuna Epicentrum Jakarta Pusat, Kamis (30/9/10) pagi.
- Ayu, yang berperingkat 421 dunia, tanpa kesulitan berarti menyisihkan petenis Korea yang berperingkat 1057 dalam turnamen berhadiah total 10 ribu dollar AS itu.

Sukses Ayu pun diikuti dua rekannya yang sesama unggulan yakni Jessy Rompies dan Sandy Gumulya. Jessy (449 ITF), yang menempati unggulan kedua menundukkan rekannya Beatrice Gumulya 6-4, 6-3, sementara Sandy yang menempati unggulan ketiga sempat mendapatkan perlawanan dari petenis Taiwan Hua Chen Lee pada pertandingan yang berkesudahan 6-2, 7-5.

Di babak ketiga atau perempat final, Jessy sudah mendapatkan calon lawan tangguh petenis asal Thailand, Peangthan Pliphuech yang memiliki peringkat 773 dunia.

Pliphuech yang menempati unggulan kelima melangkah dengan mudah ke perempat final menundukkan petenis Taiwan Huang Hui-I 6-2, 6-0.

Sementara Sandy juga kemungkinan akan mendapatkan lawan kuat di perempat final, antara Ekaterina Klyueva (Rusia) atau Kim Hae-Sung (Korea) yang menempati unggulan kedelapan. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Kamis, 23 September 2010

NUSA DUA OPEN 2010: Kekuatan Putri Bali Lebih Meyakinkan

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - DENPASAR - Turnamen tennis tahunan Nusa Dua Open akan kembali digelar 11-17 Oktober mendatang. Pelti Bali optimistis terhadap peluang yang akan diraih petenis tuan rumah. Terutama jika melihat prestasi atlet tenis putri Bali dalam sejumlah kejuaraan.
- Pelti meyakini atlet tenis lapangan putri seperti Wukirasih Sawondari, serta beberapa petenis belia Bali seperti Anastasya Jeanny, Komang Henny, Nadia Diantari dan Desak Wiwin (dua terakhir skuad PONXVII/2008 Kaltim) akan mampu berbuat banyak. Bahkan, berprestasi hingga partai puncak dalam ajang Nusa Dua Open 2010 yang akan digeber pada 11-17 Oktober mendatang di Lapangan Tenis KONI Bali, Denpasar.

"Kalau melihat kemampuan mereka waktu ajang tahun lalu, peluang mereka untuk bisa berbuat lebih baik lagi sangat terbuka. Sekarang apakah mereka sudah melakukan latihan yang lebih keras apa tidak. Meski tahun lalu mereka cukup kuat, jika tidak latihan, belum tentu juga bisa mengulang prestasi tersebut," ujar Ruslan, Bidang Pertandingan Pengprov Pelti Bali belum lama ini.

Ruslan menjelaskan, kekuatan petenis Bali memang cukup baik, apalagi untuk bagian putri. Lantas bagaimana dengan para petenis putra, Ruslan mengungkapkan untuk putra, memang peluang yang dimiliki para petenis muda Bali masih kurang greget. Bahkan pada ajang yang sama tahun lalu, satu-satunya petenis putra Bali yang berhasil lolos ke babak semifinal hanya mampu dilakukan oleh petenis senior Candra Widiarta.

"Saat ini kemungkinan dia bisa berbuat banyak. Tapi tidak tertutup kemungkinan juga petenis putra lainnya. Mengingat khusus untuk para petenis yang akan tampil di PON Tenis nanti, ajang ini merupakan ajang uji coba mereka," sambungnya.

Disinggung mengenai target peserta yang diharapkan Pelti Bali dalam even yang tahun ini digabung dengan ajang Nusa Dua Fiesta 2010. Ruslan mengatakan, dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya diikuti oleh 88 peserta, tahun ini diharapkan bisa mengalami peningkatan. Minimal 100 petenis diharapkan bisa ikut ambil bagain di ajang yang saat ini sudah menjadi salah satu ajang yang masuk dalam kalender PB Pelti.

"Ajang Nusa Dua Open kan sudah masuk ajang kalender PB. Jadi kami tentunya berharap, ajang ini semakin banyak peserta dibanding tahun lalu. Minimal tembus 100 pesertalah. Apalagi untuk tahun ini, hadiah totalnya sudah meningkat menjadi Rp. 110 juta, dari sebelumnya 100 juta tahun lalu," imbuhnya. (CTI-1)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Minggu, 25 Juli 2010

TULUNGAGUNG OPEN 2010: Bupati Siap Tambah Nomor Putri

CINTA TENIS INDONESIA - TULUNGAGUNG – Pertandingan terakhir Tulungagung Open Tenis Tournament 2010, telah selesai. Di kelas ganda, Christopher Rungkat dan Nesa Artha (DKI Jakarta) mengalahkan Sunu Wahyu Triaji dan Prima Simpatiaji (Jawa Tengah) dengan skor 6-4 dan 6-2.
- Usai pertandingan yang berlangsun sekitar 1 jam, Sunu mengaku cedera kakinya tak bisa diajak kompromi. "Kuku jari tengah kaki kanan saya goyang sejak 2 hari lalu. Sebenarnya kemarin saya menang karena lawan banyak melakukan kesalahan,” kata Sunu.

Namun, Sunu mengakui jika Christopher memang lebih bagus secara permainan. Sebab, secara jam terbang, lawannya itu sudah kerap berlaga di ajang internasional. Beda dengan Sunu, Christopher Rungkat mengaku tak terkejut atas kemenangannya. Menurutnya, dari seluruh pemain yang berlaga dalam turnamen ini, dia yang paling siap. Sebab, sebelum berlaga di Tulungagung, dia dan Nesa Artha berlaga di piala Davis.

"Saya malah berharap ada pemain junior yang bisa naik. Biar persaingan lebih seru,” ujar Christo. Seluruh rangkaian turnamen diakhiri dengan penutupan, yang ditandai penyerahan tropi dan hadiah tunai bagi para pemenang. Baik Sunu maupun Christo, memuji turnamen hasil kerja sana PB Pelti dan Pemkab Tulungagung ini. Sebab, menurut keduanya, turnamen di Tulungagung paling meriah di banding di tempat lain.

"Penontonnya sangat antusias dari awal sampai penutupan. Tahun depan saya pasti datang lagi,” ujar Christo.

Senada dengan Christo, Prima Simpatiaji, menyebut Tulungagung Open sebagai turnamen yang memanjakan pemain. "Benar-benar pemain diberi fasilitas. Tidak kecewa saya ikut turnamen ini,” ucapnya usai menerima hadiah runner up nomor ganda.

Bupati Tulungagung, Heru Tjahjono mengaku siap kembali menggelar turnamen serupa tahun mendatang. Bahkan, Heru akan menambah turnamen untuk kelas wanita, serta akan meningkatkan jumlah hadiah bagi para pemain. "Atas saran dari PB Pelti, tahun depan ada kelas wanita prestasi single dan double, serta veteran,” pungkasnya.

Tanpa Perlawanan

Antiklimaks, mungkin kata yang cocok buat akhir Tulungagung Open Tenis Tournament 2010, nomor tunggal pria. Dalam partai puncak yang dilangsungkan hari ini, Minggu (25/7/2010), Christopher Rungkat (DKI) memang mudah atas Sunu Wahyu Triaji (Jateng).

Pertandingan yang dilangsungkan di lapangan A, Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Christopher menguasai pertandingan sejak set awal. Bagaikan tanpa lawan, Christopher menang mudah 6-1. Di set kedua, Christopher melaju tanpa perlawanan sama sekali. Sunu dibantai 6-0. Secara keseluruhan, pertandingan keduanya berlangsung tak kurang dari 1 jam.

Usai pertandingan, Sunu Wahyu mengaku mengalami cedera kaki. Jari tengah kaki kanannya dibalut dengan perban kecil. Cedera kaki itulah yang membuat Sunu tak mampu bergerak leluasa.

Tak ayal, jalannya pertandingan yang berat sebelah ini mengundang kekecewaan penonton. Pertandingan bermutu yang diharapkan dari petenis unggulan 1 dan 2, tidak terjadi.

“Sayang Sunu cedera. Kalau sama-sama sehat, mungkin akan berjalan menarik,” ujar Kikky, salah satu fotografer di lokasi pertandingan.

Dengan hasil pertandingan ini, kedua petenis nasional ini tak mengalami perubahan peringkat. Christopher masih peringkat 1 dan Sunu Wahyu Triaji peringkat ke-2.

Keduanya akan bertanding di kelas ganda di partai final. Christopher akan berpasangan sesama pemain DKI, Nesa Artha. Sementara Sunu akan menggandeng Prima Simpatiaji asal Jawa tengah. (sbrtjtmc)
***

"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***

Selasa, 20 Juli 2010

TULUNGAGUNG OPEN: Pemain Andalan Tuan Rumah Melaju ke Final Kualifikasi

CINTA TENIS INDONESIA - TULUNGAGUNG - Tulungagung Open Tennis Tournament 2010, dimulai. Delapan puluh pemain tennis se-Indonesia mulai bertanding di kota marmer ini, mulai Senin, 19 Juli 2010. Bertempat di lapangan tennis Rejoagung dan Balong, Kenayan Tulungagung.
- Kejutanpun terjadi, pemain andalan nomer 1 di babak kualifikasi, Jesse Alberto pemain muda asal DKI Jakarta dipaksa menyerah oleh pemain asal Tulungagung Rahadi. Dengan skor 6-3 dan 6-1. Pada partai sebelumnya Rahadi mengalahkan Ones, dengan skor 6-4 dan 6-3. Di pertandingan hari kedua, (Selasa, 20/07) Rahadi akan melawan Arynkgo Mesak, pemain asal Jawa Tengah.

Pemenang di babak final kualifikasi ini, akan melaju ke babak utama, melawan pemain pemain peringkat Nasional. Hari ini (Senin,19/07) Tulungagung Open Tennis Tournament 2010 berhasil menyelesaikan 36 partai, yang berlangsung mulai pagi sampai malam hari. (Sumber: Humas Pelti Tulungagung)***

"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***