Sumber Asli -- TENIS COI -
Pelatih Nasional Tenis Lapangan Roy Therik mengatakan tidak membebani
Christopher Rungkat dengan target tinggi demi menjaga psikologis sebelum
turun di SEA Games Singapura pada Juli 2015.
Media Informasi Dari, Oleh dan Untuk Insan Tenis persembahan Cinta Olahraga Indonesia.
coiga
AYO GABUNG
KARYA ANDA KAMI NANTIKAN
TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.
TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.
Tampilkan postingan dengan label SEA Games. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEA Games. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Maret 2015
Rabu, 04 Februari 2015
SEA Games 2015 > PP Pelti Hanya Targetkan Dua Emas
Sumber Asli -- TENIS COI -Tim tenis Indonesia tak mau sesumbar jelang pelaksanaan SEA Games 2015 di Singapura, Juni mendatang. Cabang olahraga (cabor) ini hanya mengincar dua medali emas melalui tim beregu serta tunggal putra lantaran masih terbatasnya jumlah atlet yang akan dikirimkan.
Senin, 27 Mei 2013
SEA GAMES > Cabor Sudah Final, Tenis Tak Mungkin Masuk
Sumber Asli -- TENIS COI - Panitia SEA Games XXVII Myanmar 2013 sudah menetapkan 33 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Jumlah tersebut tidak akan berubah lagi, karena itu merupakan keputusan bersama yang disepakati dalam SEA Games Federation Meeting di Nay Pyi Taw, Myanmar 28 - 29 Januari 2013 lalu.
Jumat, 26 April 2013
SEA Games 2013 > Myanmar Janjikan Angin Surga untuk Tenis
| Maman Wiryawan |
Sumber Asli -- TENIS COI - Negara penyelenggara SEA Games Myanmar 2013 menjajikan angin surga untuk cabang olahraga tenis. Myanmar menyatakan kembali membuka kemungkinan untuk memasukan tenis dalam cabang olah raga yang akan dipertandingkan di SEA Games XXVII/2013 Desember mendatang.
Kamis, 25 April 2013
SEA Games Myanmar > Maman Wiryawan: Nasib Tenis Belum Jelas
| Maman Wiryawan |
Sumber Asli -- TENIS COI - Nasib cabang tenis di SEA Games Myanmar 2013 belum jelas. Keputusan akan dipertandingkan atau tidaknya cabang olah raga ini bergantung pada tuan rumah.
Jumat, 19 April 2013
SEA Games 2013 > Indonesia terus berjuang agar tenis dipertandingkan
Sumber Asli -- TENIS COI -
Pengurus Besar Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PB Pelti) tengah
ketar-ketir. Ya, cabang olahraga tenis terancam tak dipertandingkan di
SEA Games Myanmar 2013, Desember mendatang.
Rabu, 25 Mei 2011
Tenis Targetkan Dua Emas di SEA Games
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA – Cabang olah raga tenis lapangan ditargetkan meraih dua medali emas pada SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang pada November mendatang. Bidikan itu melebihi pencapaian pada SEA Games 2009 di Laos.
- Menteri Pemuda dan Olah raga, Andi Mallarangeng, mengatakan, tenis mengharapkan dapat meneruskan tradisi emas di pesta olah raga antar negara Asia Tenggara tersebut. Apalagi Indonesia tampil menargetkan juara umum pada ajang dua tahunan tersebut. “Jadi, kita harapkan hasilnya bisa lebih baik dibandingkan dua tahun lalu,” katanya, di Jakarta, Selasa (24/5).
Indonesia tampil dominan pada nomor tunggal putri. Lavinia Tananta menyumbangkan medali emas setelah menjungkalkan Ayu Fani Damayanti pada duel All Indonesian final.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI), Martina Widjaja, mengatakan, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meraih medali emas di nomor tunggal putri. “Selain itu, kita juga punya peluang di ganda campuran,” ujarnya.
Sementara itu, tiga petenis Indonesia, Sunu Wahyu Trijati, Ega Uneputy, dan David Agung Susanto, melaju ke babak kedua Okeshop International Tennis Tournament Men’s Future dan Women’s Circuit, di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/5).
Sunu menang telak 6-0, 6-0 atas pemain Indonesia lainnya, Irfandi Hendrawan. Ega memetik kemenangan setelah pemain Thailand, Weerapat Doakmaiklee, memutuskan mundur pada kedudukan, 6-7 (8), 6-4, 2-3. “Ini kemenangan beruntung. Tapi, saya berhasil menang di set kedua karena bermain lebih lepas,” ujar Ega.
Sementara David menyisihkan pemain Indonesia Ryan Tanujoyo yang juga mengundurkan diri karena kram pada kedudukan 6-3, 3-1. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Indonesia tampil dominan pada nomor tunggal putri. Lavinia Tananta menyumbangkan medali emas setelah menjungkalkan Ayu Fani Damayanti pada duel All Indonesian final.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI), Martina Widjaja, mengatakan, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meraih medali emas di nomor tunggal putri. “Selain itu, kita juga punya peluang di ganda campuran,” ujarnya.
Sementara itu, tiga petenis Indonesia, Sunu Wahyu Trijati, Ega Uneputy, dan David Agung Susanto, melaju ke babak kedua Okeshop International Tennis Tournament Men’s Future dan Women’s Circuit, di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/5).
Sunu menang telak 6-0, 6-0 atas pemain Indonesia lainnya, Irfandi Hendrawan. Ega memetik kemenangan setelah pemain Thailand, Weerapat Doakmaiklee, memutuskan mundur pada kedudukan, 6-7 (8), 6-4, 2-3. “Ini kemenangan beruntung. Tapi, saya berhasil menang di set kedua karena bermain lebih lepas,” ujar Ega.
Sementara David menyisihkan pemain Indonesia Ryan Tanujoyo yang juga mengundurkan diri karena kram pada kedudukan 6-3, 3-1. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Rabu, 23 Maret 2011
Pembangunan Lapangan Tenis SEAG Terkendala
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - PALEMBANG — Pembangunan lapangan tenis untuk SEA Games (SEAG) 2011 di areal Jaka Baring Sport City Palembang, terkendala kondisi lahan yang cenderung terus mengeluarkan air.
- Project Manager pembangunan lapangan tenis Iwan Hunaryat di Palembang, Selasa mengatakan, meski saat ini masih terkendala, pihaknya tetap mengupayakan pembangunannya sesuai dengan jadwal.
"Sebelumnya kami telah menutup lokasi pembangunan lapangan dengan terpal. Tapi kadar airnya tetap tinggi. Jadi untuk sementara pengecoran lapangan ditunda hingga lahan kering," katanya saat konfirmasi dilokasi pembangunan.
Lokasi yang dijadikan venue tenis di Jaka Baring Sport City merupakan lahan bekas rawa-rawa yang ditimbun dengan urukan. Dengan demikian banyak lokasi yang kondisinya belum keras maksimal.
Menurut dia, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pembangunan lapangan tenis akan dilakukan hingga Mei. Untuk bulan April konsentrasi pada pembangunan sarana pendukung seperti tribun penonton.
Lapangan yang akan dibangunan oleh kontraktor Waskita itu berjumlah delapan unit dan dua diantaranya dikelilingi dengan tribun penonton atau sebagai lapangan utama pada SEA Games 2011 nanti.
"Tinggal masalah teknis saja. Untuk bahan bangunan serta pendukungnya semuanya sudah siap. Yang jelas proses terus berjalan," katanya menambahkan.
Ditanya masalah anggaran, Iwan mengaku untuk sementara ditanggung kontraktor. Khusus untuk pembangunan venue tenis dana yang dianggarakan mencapai Rp31 miliar. Pembayaran dari pemerintah akan dilakukan secara bertahap setelah pembangunan mencapai 30 persen.
Venue yang belum jadi tidak hanya tenis saja, banyak lokasi pertandingan SEA Games 2011, 11-25 November belum tuntas diantaranya voli pantai, atletik, menembak, renang, baseball/softball, ski air dan sepatu roda.
Sementara itu Ketua KONI Sumatra Selatan yang juga Ketua Pelaksana SEA Games 2011, Mudai Maddang mengatakan, secara bertahap anggaran dari pemerintah untuk mendukung pelaksanaannya mulai turun.
"Pembangunan venue dalam proses. Hanya ada beberapa venue yang pembangunannya belum dimulai karena masih dalam proses tender," katanya saat dikonfirmasi.
Palembang pada SEA Games 2011 nanti berhak menggelar 22 cabang olah raga sama dengan Jakarta. Hanya saja ibukota Provinisi Sumatra Selatan ini mendapatkan prioritas karena sebagai lokasi pembukaan dan penutupan (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
"Sebelumnya kami telah menutup lokasi pembangunan lapangan dengan terpal. Tapi kadar airnya tetap tinggi. Jadi untuk sementara pengecoran lapangan ditunda hingga lahan kering," katanya saat konfirmasi dilokasi pembangunan.
Lokasi yang dijadikan venue tenis di Jaka Baring Sport City merupakan lahan bekas rawa-rawa yang ditimbun dengan urukan. Dengan demikian banyak lokasi yang kondisinya belum keras maksimal.
Menurut dia, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pembangunan lapangan tenis akan dilakukan hingga Mei. Untuk bulan April konsentrasi pada pembangunan sarana pendukung seperti tribun penonton.
Lapangan yang akan dibangunan oleh kontraktor Waskita itu berjumlah delapan unit dan dua diantaranya dikelilingi dengan tribun penonton atau sebagai lapangan utama pada SEA Games 2011 nanti.
"Tinggal masalah teknis saja. Untuk bahan bangunan serta pendukungnya semuanya sudah siap. Yang jelas proses terus berjalan," katanya menambahkan.
Ditanya masalah anggaran, Iwan mengaku untuk sementara ditanggung kontraktor. Khusus untuk pembangunan venue tenis dana yang dianggarakan mencapai Rp31 miliar. Pembayaran dari pemerintah akan dilakukan secara bertahap setelah pembangunan mencapai 30 persen.
Venue yang belum jadi tidak hanya tenis saja, banyak lokasi pertandingan SEA Games 2011, 11-25 November belum tuntas diantaranya voli pantai, atletik, menembak, renang, baseball/softball, ski air dan sepatu roda.
Sementara itu Ketua KONI Sumatra Selatan yang juga Ketua Pelaksana SEA Games 2011, Mudai Maddang mengatakan, secara bertahap anggaran dari pemerintah untuk mendukung pelaksanaannya mulai turun.
"Pembangunan venue dalam proses. Hanya ada beberapa venue yang pembangunannya belum dimulai karena masih dalam proses tender," katanya saat dikonfirmasi.
Palembang pada SEA Games 2011 nanti berhak menggelar 22 cabang olah raga sama dengan Jakarta. Hanya saja ibukota Provinisi Sumatra Selatan ini mendapatkan prioritas karena sebagai lokasi pembukaan dan penutupan (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Selasa, 22 Maret 2011
Ingat, Martina Janjikan Petenis Muda Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Sea Games Palembang
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Martina Widjaja mengaku, jelang Sea Games 2011 yang akan digelar 11-22 November mendatang, persoalan pemain menjadi salah satu persoalan yang tidak disa dipungkiri akan berpengaruh terhadap pencapaian hasil prestasi.
- Menurutnya, Indonesia tidak memiliki pemain tenis yang terus konsisten terhadap kariernya di dunia tenis. Rata-rata pemain yang gemilang secara prestasi akan memutuskan berhenti berkarier manakala memasuki gerbang pernikahan, maupun mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik.
"Kendala terbesar kita adalah persoalan pemain. Yang akan diturunkan untuk Sea Games relatif mereka yang usia muda. Pemain profesional kita kan tidak banyak yang lanjut main tenis. Kalau sudah menikah, atau ditawari kerjaan lain, mereka akan pilih pensiun. Berbeda dengan negara lain," ujar Martina Widjaya.
Dalam Sea Games mendatang, Martina mengaku sempat kesulitan mempersiapkan nama-nama yang akan diturunkan. Pasalnya, melihat peta kekuatan negara lain yang masih menurunkan para pemain seniornya, Indonesia tidak lagi memiliki pemain senior di pelatnas. Sebagai gantinya, Pelti menerjunkan sederet pemain muda di ajang bergengsi tersebut.
"Yang mengkhawatirkan bukan persoalan fisik ataupun taktik, tapi kalah jam terbang. Mereka yang akan dihadapi nanti tentu sekelas pemain senior kita. Sementara pemain yang awalnya selevel di atas mereka kini sudah tak lagi main tenis. Itu kendalanya," ujar Martina tanpa menyebut nama-nama pemain tersebut. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
"Kendala terbesar kita adalah persoalan pemain. Yang akan diturunkan untuk Sea Games relatif mereka yang usia muda. Pemain profesional kita kan tidak banyak yang lanjut main tenis. Kalau sudah menikah, atau ditawari kerjaan lain, mereka akan pilih pensiun. Berbeda dengan negara lain," ujar Martina Widjaya.
Dalam Sea Games mendatang, Martina mengaku sempat kesulitan mempersiapkan nama-nama yang akan diturunkan. Pasalnya, melihat peta kekuatan negara lain yang masih menurunkan para pemain seniornya, Indonesia tidak lagi memiliki pemain senior di pelatnas. Sebagai gantinya, Pelti menerjunkan sederet pemain muda di ajang bergengsi tersebut.
"Yang mengkhawatirkan bukan persoalan fisik ataupun taktik, tapi kalah jam terbang. Mereka yang akan dihadapi nanti tentu sekelas pemain senior kita. Sementara pemain yang awalnya selevel di atas mereka kini sudah tak lagi main tenis. Itu kendalanya," ujar Martina tanpa menyebut nama-nama pemain tersebut. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Kamis, 17 Maret 2011
Jelang Sea Games 2011: Tenis Hanya Bidik Tiga Emas
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA – Sekertaris Jendral PB Pelti, Soebronto Laras menjelaskan cabang Tenis hanya menargetkan dua sampi tiga keping emas dalam SEA Games mendatang, melihat peta persaingan antar negara Asia Tenggara yang kian ketat.
- Kepada sejumlah wartawan, Soebronto menjelaskan sejauh ini tim Tenis Indonesia masih mengandalkan petenis putra seperti Christoper Rungkat, Elbert Shie, Sunu Wahyutrijati, dan Aditya Sasongko.
Sedangkan di sektor putri, tim tenis Merah Putih masih mengharapkan Yayuk Basuki, Lavinia Tananta, Jessie Rompies, Grace Sarie dan Ayu Fanidamayanti. Namun, kesemua nama tersebut masih bersifat tentatif.
Terkait peta persaingan di SEA Games nanti, Soebronto mengatakan lawan terberat Indonesia adalah Thailand dan Fillipina. Terlebih di sektor putri Indonesia kian sulit untuk bersaing dengan Thailand bila petenis Putri Tamarine Tamasugarn turun.
“Target emas dua sampai tiga,” kata Soebronto yang memasang target emas di nomor beregu putri dan ganda putri. Saingan berat datang dari Thailand dan Filipina. Untuk nomor putri semakin berat bila Tamarine turun,” bilang Soebronto kepada wartawan di sela-sela rapat Anggota Komite Olimpiade Indonesia di Hotel Penisula, Jakarta, Kamis (17/3/2011)
Kendati demikian, PB Pelti aakan tetap menggelar sejumlah try out jelang SEA Games, November mendatang. Bahkan, dalam kurun waktu Mei sampai November 2011 mendatang PB pelti berencana menggelar turnamen Internasional di Tarakan, Balikpapan, Jakarta, dan Solo. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Sedangkan di sektor putri, tim tenis Merah Putih masih mengharapkan Yayuk Basuki, Lavinia Tananta, Jessie Rompies, Grace Sarie dan Ayu Fanidamayanti. Namun, kesemua nama tersebut masih bersifat tentatif.
Terkait peta persaingan di SEA Games nanti, Soebronto mengatakan lawan terberat Indonesia adalah Thailand dan Fillipina. Terlebih di sektor putri Indonesia kian sulit untuk bersaing dengan Thailand bila petenis Putri Tamarine Tamasugarn turun.
“Target emas dua sampai tiga,” kata Soebronto yang memasang target emas di nomor beregu putri dan ganda putri. Saingan berat datang dari Thailand dan Filipina. Untuk nomor putri semakin berat bila Tamarine turun,” bilang Soebronto kepada wartawan di sela-sela rapat Anggota Komite Olimpiade Indonesia di Hotel Penisula, Jakarta, Kamis (17/3/2011)
Kendati demikian, PB Pelti aakan tetap menggelar sejumlah try out jelang SEA Games, November mendatang. Bahkan, dalam kurun waktu Mei sampai November 2011 mendatang PB pelti berencana menggelar turnamen Internasional di Tarakan, Balikpapan, Jakarta, dan Solo. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Sabtu, 30 Oktober 2010
Sandy Gumulya Direkrut Bank SumselBabel
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - PALEMBANG —Langkah untuk menyukseskan ajang SEA Games November 2011 mendatang, dilakukan serius Bank Sumsel Babel dengan merekrut atlet terbaik tenis lapangan. Bank daerah ini, merekrut petenis putri nasional Sandy Gumulya dan atlet andalan Sumsel Vivien Silvany, serta menggelar Turnamen Tenis Lapangan sebagai rangkaian acara HUT ke-53, di Lapangan Tenis Bank Sumsel Jl Demang Lebar Duan, Sabtu (30/10).
- Ketua Panitia Tenis Lapangan, Ahmad Dipartas mengatakan, perlombaan ini diikuti 40 atlet tenis lapangan baik yang pemula maupun yang sudah berprestasi. Kegiatan ini berlangsung 30 Oktober-1 November.
“Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka menyemarakkan HUT ke-53 Bank Sumsel. Namun sasaran kita sebenarnya adalah menyemarakkan SEA Games, makanya dalam kegiatan Tenis Lapangan ini kita mempertandingkan banyak atlet pemula,” kata Ahmad.
Diungkapkan Ahmad, untuk memotivasi petenis pemula Sumsel pihak merekrut petenis nasional. Sandy Gumulya petenis peringkat 4 nasional didatangkan, kemudian atlet berbakat Sumsel, Vivien Silvany yang berpengalaman di laga internasional juga didatangkan. Sementara ada pula Sunu Wahyu dan Prima dua atlet putra peringkat 2 dan 4 nasional.
“Mereka atlet senior dan berprestasi di tingkat nasional. Kami harapkan keempatnnya nanti dapat menularkan kepada atlet-atlet junior binaan Bank Sumsel,” urai Ahmad.
Menurut pengurus Club Tenis Lapangan Bank SumselBabel ini, pihaknya memang sangat aktif dalam pembinaan pemain di semua cabor terutama tenis lapangan. Para atlet seperti vivien, Sunu, Sandy, dan Prima kini direkrut dengan status sebagai karyawan Bank SumselBabel.
”Khususnya Sunu, Sandy dan Prima kini mengikuti pelatnas persiapan SEA Games. Selain itu secara kebetulan ini moment ultah kita dan sangat baik jika menggelar turnamen tenis lapangan sebagai bentuk sosialisasi kepada SEA Games,” ujarnya. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
“Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka menyemarakkan HUT ke-53 Bank Sumsel. Namun sasaran kita sebenarnya adalah menyemarakkan SEA Games, makanya dalam kegiatan Tenis Lapangan ini kita mempertandingkan banyak atlet pemula,” kata Ahmad.
Diungkapkan Ahmad, untuk memotivasi petenis pemula Sumsel pihak merekrut petenis nasional. Sandy Gumulya petenis peringkat 4 nasional didatangkan, kemudian atlet berbakat Sumsel, Vivien Silvany yang berpengalaman di laga internasional juga didatangkan. Sementara ada pula Sunu Wahyu dan Prima dua atlet putra peringkat 2 dan 4 nasional.
“Mereka atlet senior dan berprestasi di tingkat nasional. Kami harapkan keempatnnya nanti dapat menularkan kepada atlet-atlet junior binaan Bank Sumsel,” urai Ahmad.
Menurut pengurus Club Tenis Lapangan Bank SumselBabel ini, pihaknya memang sangat aktif dalam pembinaan pemain di semua cabor terutama tenis lapangan. Para atlet seperti vivien, Sunu, Sandy, dan Prima kini direkrut dengan status sebagai karyawan Bank SumselBabel.
”Khususnya Sunu, Sandy dan Prima kini mengikuti pelatnas persiapan SEA Games. Selain itu secara kebetulan ini moment ultah kita dan sangat baik jika menggelar turnamen tenis lapangan sebagai bentuk sosialisasi kepada SEA Games,” ujarnya. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Kamis, 07 Oktober 2010
PT Bukit Asam Dukung Pembangunan Venues Tenis
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - Direktur Utama (Dirut) PT Bukit Asam (Persero) Tbk Sukrisno mengatakan pembangunan delapan lapangan tenis venues SEA Games (SEAG) XXVImerupakan salah satu komitmen PT Bukit Asam melalui program corporate social responsibility (CSR).
- ”Mengenai pemilihan lokasi di kawasan Sport City Jakabaring, Palembang,sendiri sesuai peta pengembangan daerah yang ditentukan Pemprov Sumsel,” ungkap Sukrisno dalam acara pemancangan tiang pertama pembangunan venus tenis di kawasan Sport City Jakabaring kemarin.
Lebih lanjut Sukrisno menjelaskan, pembangunan lapangan tenis menelan dana sebesar Rp 28,2 miliar dengan proses pengerjaan terbagi dalam dua tahapan,yakni penimbunan lahan dan pengerjaan fisik.”Penimbunan lahan di tanah seluas 2,8 hektar sendiri memakan waktu tiga bulan dan dilaksanakan PT Tanjak Raja Perkasa. Sedangkan, pekerjaan konstruksi dilakukan PT Waskita Karya,”paparnya.
Sukrisno menambahkan, lapangan tenis terbagi dalam tiga bagian yang meliputi lapangan utama A sebanyak dua buah dengan tribune penonton berkapasitas 2.000 tempat duduk.Dan memiliki fasilitas VIP room, technical room,sekretariat, ruang doping, musala, pers center, ruang wasit dan lainnya. Kemudian, lapangan tipe B memiliki tribune penonton berkapasitas 900 penonton,sementara lapangan tipe C memiliki tribune dengan kapasitas 1.350 tempat duduk.
Perlu diketahui, lanjut Sukrisno, venuestenis diklaim berstandar internasional dan dilengkapi kapasitas pencahayaan untuk kegiatan latihan dan pertandingan malam hari. “Jika sudah selesai maka akan kita serahkan kepada Pemprov Sumsel beserta pengelolaannya pada 5 April 2011,”tukasnya. Pada kesempatan itu,Sukrisno berpesan kepada dua kontraktor yang mengerjakan proyek supaya memerhatikan waktu penyelesaian serta kualitas pekerjaan.
“Jangan bikin malu kita semua karena venues ini dipakai event tingkat internasional. Untuk memastikan pekerjaan mereka (kontraktor) kami telah menyiapkan konsultan pengawas sehingga tidak ada kendala berarti,”tegasnya. Sementara itu,Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengucapkan terima kasih kepada Dirut PTBA Sukrisno yang telah membantu membangun venues tenis sebagai salah satu bentuk dukungan suksesnya pelaksanaan SEAGdiSumsel.
”Perlu diketahuibahwakawasanSportCity Jakabaring telah ditetapkan Presiden RI sebagai pusat pembinaan olahraga regional.Artinya akan ada sekolah olahraga yang akan memanfaatkan fasilitas seluruh venues eks SEA Games.Termasuk kita akan mengadakan turnamen tenis dengan skala internasional untuk mencoba lapangan ini di bulan Juli atau Agustus tahun depan sebelum dipakai SEA Games,”ungkapnya.
Terpisah, Kepala Cabang PT Waskita Karya Palembang Sudirman menegaskan siap menyelesaikan proyek pembangunan venues lapangan tenis tepat waktu sesuai kontraknya.”Mudah-mudahan dengan kerja keras pada April 2011, venues tenis ini selesai dibangun sesuai harapan. Kami juga menargetkan pada awal Januari 2010,bangunan venues sudah jadi dan tinggal dalam proses finishing saja,” kata Sudirman. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Lebih lanjut Sukrisno menjelaskan, pembangunan lapangan tenis menelan dana sebesar Rp 28,2 miliar dengan proses pengerjaan terbagi dalam dua tahapan,yakni penimbunan lahan dan pengerjaan fisik.”Penimbunan lahan di tanah seluas 2,8 hektar sendiri memakan waktu tiga bulan dan dilaksanakan PT Tanjak Raja Perkasa. Sedangkan, pekerjaan konstruksi dilakukan PT Waskita Karya,”paparnya.
Sukrisno menambahkan, lapangan tenis terbagi dalam tiga bagian yang meliputi lapangan utama A sebanyak dua buah dengan tribune penonton berkapasitas 2.000 tempat duduk.Dan memiliki fasilitas VIP room, technical room,sekretariat, ruang doping, musala, pers center, ruang wasit dan lainnya. Kemudian, lapangan tipe B memiliki tribune penonton berkapasitas 900 penonton,sementara lapangan tipe C memiliki tribune dengan kapasitas 1.350 tempat duduk.
Perlu diketahui, lanjut Sukrisno, venuestenis diklaim berstandar internasional dan dilengkapi kapasitas pencahayaan untuk kegiatan latihan dan pertandingan malam hari. “Jika sudah selesai maka akan kita serahkan kepada Pemprov Sumsel beserta pengelolaannya pada 5 April 2011,”tukasnya. Pada kesempatan itu,Sukrisno berpesan kepada dua kontraktor yang mengerjakan proyek supaya memerhatikan waktu penyelesaian serta kualitas pekerjaan.
“Jangan bikin malu kita semua karena venues ini dipakai event tingkat internasional. Untuk memastikan pekerjaan mereka (kontraktor) kami telah menyiapkan konsultan pengawas sehingga tidak ada kendala berarti,”tegasnya. Sementara itu,Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengucapkan terima kasih kepada Dirut PTBA Sukrisno yang telah membantu membangun venues tenis sebagai salah satu bentuk dukungan suksesnya pelaksanaan SEAGdiSumsel.
”Perlu diketahuibahwakawasanSportCity Jakabaring telah ditetapkan Presiden RI sebagai pusat pembinaan olahraga regional.Artinya akan ada sekolah olahraga yang akan memanfaatkan fasilitas seluruh venues eks SEA Games.Termasuk kita akan mengadakan turnamen tenis dengan skala internasional untuk mencoba lapangan ini di bulan Juli atau Agustus tahun depan sebelum dipakai SEA Games,”ungkapnya.
Terpisah, Kepala Cabang PT Waskita Karya Palembang Sudirman menegaskan siap menyelesaikan proyek pembangunan venues lapangan tenis tepat waktu sesuai kontraknya.”Mudah-mudahan dengan kerja keras pada April 2011, venues tenis ini selesai dibangun sesuai harapan. Kami juga menargetkan pada awal Januari 2010,bangunan venues sudah jadi dan tinggal dalam proses finishing saja,” kata Sudirman. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Senin, 06 September 2010
Prima Pindah Cabang
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Mantan petenis nasional asal Kota Tegal, Prima Simpatiaji dkk mulai alih profesi sebagai pemain soft tenis yang kini sudah siap-siap berangkat ke Kinabalu, Malaysia. Mereka akan tampil dalam turnamen internasional South East Asia Soft Tennis Champs yang berlangsung 17-19 September, sebagai ajang uji coba menghadapi SEA Games 2011.
- Humas Pengurus Pusat (PP) Pelti, Gungde Ariwangsa menjelaskan, Prima yang mantan pemain nomor satu Indonesia kini resmi berlaih ke soft tenis setelah lolos seleksi pembentuan tim SEA Games 2011. Seleksi yang digelar PP Pelti pada 28-29 Agustus di Senayan Jakarta, diikuti oleh 14 pemain. Dari seleksi itu terpilih 10 pemain putra dan putri yang selanjutnya dipersiapkan menuju SEA Games 2011 yang akan berlangsung di Palembang dan di Jakarta.

Ariwangsa mengatakan, untuk tim putra, selain Prima, terpilih juga Ferly Montolalu, Hendri Susilo, Edy Kusdaryanto, dan Prihatin. Sedangkan untuk putri terjaring Wukirasih Sawondari, Wanda Jane, Nursanti Ebo, Paulinawati, serta Maya Rosa. Nama-nama ini langsung dikirim ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sambil menunggu Surat Keputusan Pelatnas SEA Games 2011.
”Melihat dari nama-nama yang terpilih itu tentunya masyarakat sudah tidak asing lagi. Pasalnya mereka merupakan mantan-mantan petenis yang sudah memiliki nama. Bahkan Prima, Hendri, Edy, Wukirasih, dan Maya sempat menghuni tim nasional tenis,” ujarnya ketika ditemui di Kantor KPO (Komunitas Pemantau Olahraga) Indonesia di Senayan, kemarin.
Medali Emas Untuk soft tenis ini, ucap Ariwangsa, PP Pelti melakukan persiapan dengan serius dan matang. Ini demi tercapainya target untuk meraih medali emas lewat cabang yang baru satu tahun ini merapat masuk keluarga besar Pelti. Sebelumnya soft tenis berdiri sendiri dengan induk organisasi Pesti. ”Demi mematangkan persiapan para pemain, PP Pelti bisa saja mendatangkan pelatih asing. Pelti akan mempersiapkan tim dengan baik agar medali emas bisa diraih,” katanya.
Dia menegaskan, try out ke Kinabalu nanti memiliki arti penting. Pertama sebagai ajang mengukur kekuatan pemain yang baru terpilih masuk tim. Kedua, ajang di Kinabalu itu juga dijadikan media untuk memantau kekuatan calon lawan-lawan di SEA Games nanti. Kejuaraan di Malaysia itu tentu akan banyak diikuti pemain-pemain dari negara Asia Tenggara lainnya.
”Namun PP Pelti tidak memasang target karena ini merupakan uji coba pertama para pemain setelah masuk tim. Persiapan menghadapi kejuaraan itu juga belum matang karena para pemain baru usai seleksi. Namun kami tetap menekankan agar para pemain tetap tampil maksimal untuk meraih yang terbaik,” tegas mantan Ketua Siwo PWI Jakarta itu.
Urutan hasil seleksi: Ferly Montolal (DKI), Hendri Soesilo Pramono (DKI), Edy Kusdaryanto (DKI), Prihatin (DKI) dan Prima Simpatiaji (Jateng). Sedangkan putri: Wukirasih Sawondari (Bali), Wanda Jean Maukar (DKI), Nursanty Ebo (DKI), Paulien Sapulete (DKI) dam Maya Rosa AS (DKI). (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Ariwangsa mengatakan, untuk tim putra, selain Prima, terpilih juga Ferly Montolalu, Hendri Susilo, Edy Kusdaryanto, dan Prihatin. Sedangkan untuk putri terjaring Wukirasih Sawondari, Wanda Jane, Nursanti Ebo, Paulinawati, serta Maya Rosa. Nama-nama ini langsung dikirim ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sambil menunggu Surat Keputusan Pelatnas SEA Games 2011.
”Melihat dari nama-nama yang terpilih itu tentunya masyarakat sudah tidak asing lagi. Pasalnya mereka merupakan mantan-mantan petenis yang sudah memiliki nama. Bahkan Prima, Hendri, Edy, Wukirasih, dan Maya sempat menghuni tim nasional tenis,” ujarnya ketika ditemui di Kantor KPO (Komunitas Pemantau Olahraga) Indonesia di Senayan, kemarin.
Medali Emas Untuk soft tenis ini, ucap Ariwangsa, PP Pelti melakukan persiapan dengan serius dan matang. Ini demi tercapainya target untuk meraih medali emas lewat cabang yang baru satu tahun ini merapat masuk keluarga besar Pelti. Sebelumnya soft tenis berdiri sendiri dengan induk organisasi Pesti. ”Demi mematangkan persiapan para pemain, PP Pelti bisa saja mendatangkan pelatih asing. Pelti akan mempersiapkan tim dengan baik agar medali emas bisa diraih,” katanya.
Dia menegaskan, try out ke Kinabalu nanti memiliki arti penting. Pertama sebagai ajang mengukur kekuatan pemain yang baru terpilih masuk tim. Kedua, ajang di Kinabalu itu juga dijadikan media untuk memantau kekuatan calon lawan-lawan di SEA Games nanti. Kejuaraan di Malaysia itu tentu akan banyak diikuti pemain-pemain dari negara Asia Tenggara lainnya.
”Namun PP Pelti tidak memasang target karena ini merupakan uji coba pertama para pemain setelah masuk tim. Persiapan menghadapi kejuaraan itu juga belum matang karena para pemain baru usai seleksi. Namun kami tetap menekankan agar para pemain tetap tampil maksimal untuk meraih yang terbaik,” tegas mantan Ketua Siwo PWI Jakarta itu.
Urutan hasil seleksi: Ferly Montolal (DKI), Hendri Soesilo Pramono (DKI), Edy Kusdaryanto (DKI), Prihatin (DKI) dan Prima Simpatiaji (Jateng). Sedangkan putri: Wukirasih Sawondari (Bali), Wanda Jean Maukar (DKI), Nursanty Ebo (DKI), Paulien Sapulete (DKI) dam Maya Rosa AS (DKI). (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Minggu, 05 September 2010
Prima cs serbu Malaysia
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Mantan petenis papan atas nasional Prima Simpatiaji dan cs siap-siap menyerbu Kinabalu, Malaysia saat tampil dalam turnamen South East Asia Soft Tennis Champs pada 17-19 September sebagai ajang ujicoba menghadapi SEA Games 2011.
- Humas Pengurus Pusat (PP) Pelti, Gungde Ariwangsa menjelaskan, Prima yang mantan pemain nomor satu Indonesia kini resmi beralih ke soft tenis setelah lolos seleksi pembentukan tim SEA Games 2011. Seleksi yang digelar PP Pelti pada 28-29 Agustus itu diikuti 14 pemain. Dari seleksi itu, terpilih 10 pemain putra dan putri yang selanjutnya dipersiapkan menuju SEA Games 2011 di Indonesia.
Ariwangsa mengatakan, tim putra diperkuat Prima, Ferly Montolalu, Hendri Susilo, Edy Kusdaryanto dan Prihatin. Untuk putri terjaring Wukirasih Sawondari, Wanda Jane, Nursanti Ebo, Paulinawati serta Maya Rosa. Nama-nama ini langsung dikirimkan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sambil menunggu Surat Keputusan Pelatnas SEA Games 2011.
"Melihat dari nama-nama yang terpilih itu tentunya masyarakat sudah tidak asing lagi. Pasalnya mereka merupakan mantan-mantan petenis papan atas di tanah air. Bahkan Prima, Hendri, Edy, Wukirasih dan Maya sempat menghuni tim nasional tenis," ujarnya di Kantor KPO (Komunitas Pemantau Olahraga) Indonesia, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Untuk soft tenis ini, ucap Ariwangsa, PP Pelti melakukan persiapan dengan serius dan matang. Ini demi tercapainya target meraih medali emas lewat cabang yang baru satu tahun ini merapat masuk keluarga besar Pelti. Sebelumnya soft tenis berdiri sendiri dengan induk organisasi Pelti.
"Namun PP Pelti tidak memasang target karena ini merupakan ujicoba pertama. Persiapan menghadapi kejuaraan itu juga belum matang karena pemain baru usai seleksi, namun kami tetap menekankan pemain tampil maksimal untuk meraih hasil terbaik," tegas mantan Ketua Siwo PWI Jakarta itu. (CTI-1)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Ariwangsa mengatakan, tim putra diperkuat Prima, Ferly Montolalu, Hendri Susilo, Edy Kusdaryanto dan Prihatin. Untuk putri terjaring Wukirasih Sawondari, Wanda Jane, Nursanti Ebo, Paulinawati serta Maya Rosa. Nama-nama ini langsung dikirimkan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sambil menunggu Surat Keputusan Pelatnas SEA Games 2011.
"Melihat dari nama-nama yang terpilih itu tentunya masyarakat sudah tidak asing lagi. Pasalnya mereka merupakan mantan-mantan petenis papan atas di tanah air. Bahkan Prima, Hendri, Edy, Wukirasih dan Maya sempat menghuni tim nasional tenis," ujarnya di Kantor KPO (Komunitas Pemantau Olahraga) Indonesia, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Untuk soft tenis ini, ucap Ariwangsa, PP Pelti melakukan persiapan dengan serius dan matang. Ini demi tercapainya target meraih medali emas lewat cabang yang baru satu tahun ini merapat masuk keluarga besar Pelti. Sebelumnya soft tenis berdiri sendiri dengan induk organisasi Pelti.
"Namun PP Pelti tidak memasang target karena ini merupakan ujicoba pertama. Persiapan menghadapi kejuaraan itu juga belum matang karena pemain baru usai seleksi, namun kami tetap menekankan pemain tampil maksimal untuk meraih hasil terbaik," tegas mantan Ketua Siwo PWI Jakarta itu. (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Jumat, 13 Agustus 2010
Hanifah Masuk Pelatnas Sea Games 2011
Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JOGJA - DIJ kembali patut berbangga. Satu lagi atletnya masuk dalam pelatihan nasional (Pelatnas) Sea Games 2011. Setelah Aditya Hari Sasongko, petenis putrid cilik Hanifah Nur Hasanah juga dipanggil PB Pelti masuk dalam Pelatnas Sea Games 2010. ”Kami sangat bangga dia berhasil masuk di pelatnas. Semoga ini bisa menjadi motivasi pemain yang lain agar bisa berprestasi serupa,” tutur Wakil Kepala Pelatih BTC Bowo Edi Nurcahyo kemarin.
- Pemanggilan Ifah, sapaan akrab Hanifah ini setelah petenis didikan Bantul Tenis Camp (BTC) ini berhasil merebut gelar juara di turnamen tennis remaja yang digelar di Lapangan Kemayoran Jakarta Pusat. Pada kejurnas tennis yang berakhir Minggu (8/8) lalu, Ifah merebut gelar setelah di final mengalahkan unggulan kedua Rifanti dengan skor 6-3, 6-2.
Kemenangan ini juga sebagai ajang balas dendam Ifah setelah sebelumnya sempat dikalahkan Rifanti di kejuaraan Karawang Open belum lama ini. ”Dia bermain lebih tenang tidak seperti saat di Karawang. Ini bukti bahwa dia semakin matang,” paparnya.
Sebelum ke final, Ifah yang pada babak pertama meraih bye berhasil mengalahkan Siti Nur Arasi 6-0, 6-1. Sedangkan di babak semifinal, Ifah menang atas Setia Indri (Kalimantan Timur) 6-2, 6-7, 8-6. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Kemenangan ini juga sebagai ajang balas dendam Ifah setelah sebelumnya sempat dikalahkan Rifanti di kejuaraan Karawang Open belum lama ini. ”Dia bermain lebih tenang tidak seperti saat di Karawang. Ini bukti bahwa dia semakin matang,” paparnya.
Sebelum ke final, Ifah yang pada babak pertama meraih bye berhasil mengalahkan Siti Nur Arasi 6-0, 6-1. Sedangkan di babak semifinal, Ifah menang atas Setia Indri (Kalimantan Timur) 6-2, 6-7, 8-6. (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Langganan:
Postingan (Atom)