Menu

coiga

AYO GABUNG

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini.
Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.

Sabtu, 02 Agustus 2008

INA F1 FUTURES: Christo/Ayrton Selamatkan Indonesia

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Tampil masih dengan kondisi belum sembuh dari sakit panas dan batuk tidak menghalangi Christopher Benjamin Rungkat untuk meraih gelar pada turnamen tennis Indonesia F1 Futures. Berpasangan dengan Ayrton Wibowo, Christopher berjaya merebut gelar ganda putra turnamen berhadiah total 10.000 dolar Amerika Serikat itu.

Dalam pertarungan final di lapangan utama Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta, Sabtu (2/8), Christopher/Ayrton menumbangkan unggulan utama dari Taiwan, Peng Hsien Yin/Yi Chu Huan. Bermain agresif dengan terus menekan lawan lewat pukulan keras teruma voli mematikan, Christopher/Ayrton memenangkan pertandingan dua set langsung 6-1, 7-5. Sebagai juara Christopher/Ayrton mendapat hadiah sebesar 630 dolar Amerika Serikat. Sedangkan Peng/Yi harus puas dengan 330 dolar AS.

Bagi Christo – panggilan akrab Christopher – gelar itu mrerupakan yang kelima di ganda untuk turnamen tingkat futures. Dengan gelar ini dia membutikan kualitasnya sebagai juara ganda grand slam Prancis Terbuka Junior tahun ini.

“Ya banggalah juara disini karena ini setidaknya memberikan kebanggaan kepada Indonesia setelah di tunggal kita gagal. Mudah-mudah kondisi saya bisa pulih sehingga bisa meraih yang lebih baik di tunggal pada turnamen di Balikpapan dan Manado,” ujar Christo.

Dia mengaku kondisinya belum pulih saat berlaga di final ganda. Tadi pagi saja, katanya, dia masih pusing dan batuk-batuk. “Saya akan langsung istirahat untuk memulihkan kondisi. Batuk terus nih,” ujarnya sambil menahan batuk.

Sedangkan Ayrton tampak tersenyum bangga menyambut gelar ganda itu. Pasalnya ini merupakan gelar pertamanya di turnamen internasional tingkat futures. “Ya ini yang pertama. Ini akan saya jadikan modal untuk turnamen berikutnya,” tutur Ayrton yang saat bermain mendapat dukungan dari ibunya, Suzanna Anggarkusuma Wibowo yang mantan ratu tennis nasional.

Untuk nomor tunggal final Minggu (3/8) akan mempertemukan unggulan lima, Kim Young Jun (Korea Selatan) melawan unggulan tiga, Yuichi Sugita (Jepang). Kim melaju ke final setelah menundukkan pemain Selandia Baru, Mikal Statham 6-2, 6-2. Sugita menumbangkan unggulan dua yang rekan senegaranya Kento Takeuchi 6-3, 6-2.

Tidak ada komentar: