Set pertama nyaris menjadi milik lawan, ketika sampai game ke-10 terjadi hold serve dan kedudukan 5-5. Pasalnya, pada game ke-11, lawan memimpin 6-5. Namun kedudukan ini berhasil disamakan 6-6 dan berlangsung tie break. Christo/Ayrton berhasil memenangi set pertama, 7-6(7/4). Set kedua kembali terjadi hold serve hingga 4-4, namun dua game berikutnya dimenangi lawan dan Christo/Ayrton kalan 4-6.
Set ketiga yang menjadi penentuan dilakukan dengan sistem super tie break. Meski berlangsung ketat, namun Christo yang tampil tidak dalam kondisi prima masih dapat bermain bagus dan padu dengan Ayrton, sehingga pasangan tuan rumah ini akhirnya menang 10-8.
Di final, keduanya akan menghadapi unggulan pertama, Peng Hsien Yin/Yi Chu Huan (China Taipei) yang juga harus main tiga set melawan rekan senegaranya, Hsu Hung Yuan/lin Dai Chiao, 6-3, 4-6, 10-4.
"Kita sudah melewati satu demi satu lawan. Menghadapi final besok, kita sih main saja dan tampil tanpa beban seperti hari ini. Moga-moga saja bisa ambil," kata Ayrton yang baru kali ini melaju ke final ganda di turnamen Men's Future.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar