Padahal dalam pertandingan yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta itu Christo pada set pertama mampu mengimbangi lawannya yang berada di peringkat 654 dunia itu. Bahkan Christo - panggilan Christopher - yang berada di peringkat 1509 itu sempat memimpin 5-2. Namun karena kondisi badannya tidak fit membuat Christo gagal menuntaskan keunggulannya itu menjadi kemenangan.
Bukan saja kemudian lawan bangkit untuk memaksa terjadi tie break dan merebut set itu 7-6 (7-4). Setelah menyelesaikan set pertama itu Christo langsung menyerah karena kondisinya tidak mendukung lagi.
"Badan dia panas sejak kemarin (Kamis - Red) sore. Semalam dia batuk dan susah tidur. Tadinya dia sudah mau main namun tetap mencoba. Dia sudah mau lapor mundur ke referee," kata ayah Christo, Michael Rungkat.
Meskipun gagal ke semifinal namun prestasi Christo merupakan yang terbaik dibandingkan dua rekannya yang mampu masuk babak utama, Ayrton Wibowo dan Elbert Sie. Ayrton kalah di babak kedua sedangkan Elbert langsung kandas di babak pertama.
Setelah menghentikan Christo, Sugita akan bertemu rekan senegeranya yang menempati unggulan dua, Kento Takeuchi di semifinal, Sabtu. Takeuchi melaju setelah menang 6-4, 6-2 atas unggulan delapan Kang Byung Kook (Korsel).
Semifinal lainnya mempertemukan unggulan lima Kim Young Jun (Korsel) dan Mikal Statham (Selandia Baru). Kim menumbangkan unggulan utama yang juga asal Korsel, Kwon Oh Hee 6-3, 6-1. Statham mengalahkan Lee Seung Jae (Korsel) 6-2, 6-3. ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar