- "Sebenarnya saya ini tujuh tahun vakum dari arena tenis, bahkan lima tahun sama sekali tidak pernah memegang raket tenis," ungkapnya dalam jumpa pers Kejuaraan Tenis Piala Kapolri di Hotel Atlet Century Jakarta, Kamis (11/6).
Yayuk mengaku dirinya sudah tidak lagi turun di nomor tunggal yang sempat menempatkan dirinya masuk ranking 50 besar dunia (WTA) pada tahun 90-an. Tetapi sekarang dia berkonsentrasi di nomor ganda. "Saya ingin sekali tampil lagi di seri grand slam, tapi khusus nomor ganda saja," katanya.
Untuk bisa tampil di kejuaraan seri WTA, Yayuk kini sedang mencari nilai agar rankingnya bisa masuk dalam daftar petenis WTA. "Saat ini saya sudah menempati ranking 190-an, semoga berikutnya bisa semakin baik," ujarnya.
Menyinggung keikutsertaannya di Piala Kapolri yang akan digelar 14-21 Juni di Lapangan Tenis Hotel Sultan Jakarta itu, Yayuk yang sudah memasuki usia 39 tahun ini menginginkan gelar juara.
"Sebagai petenis tentu saya ingin juara, tetapi lebih dari itu, keikutsertaan saya di Piala Kapolri ini untuk pemanasan menjelang keikutsertaan saya mengikuti turnamen tenis di Amerika Serikat akhir Juni ini," jelasnya.
Seperti diketahui, Yayuk akan berpasangan dengan Romana Tedjakusuma di sebuah turnamen berkelas 50.000 dolar US yang akan digelar akhir bulan Juni ini. "Setelah itu baru mengikuti turnamen yang masuk dalam agenda WTA," kata Yayuk lagi. (sihc/skoc)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***