Menu

coiga

AYO GABUNG

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini.
Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.

Senin, 22 Juni 2009

PON TENIS: Sebanyak 27 Provinsi Siap Bersaing

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Sebanyak 27 provinsi memastikan keikutsertaan mereka pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Tenis I di Jakarta, 27 Juni-5 Juli. Dua provinsi, Sumatera Selatan dan Riau masih ditunggu konfirmasinya, sementara Gorontalo, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara tidak akan mengirim petenis mereka, karena kesulitan dana.

- Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti), Martina Widjaja, keikutsertaan dua provinsi tersebut masih terus ditunggu. "Kami sudah mengirimkan undangan ke semua provinsi untuk ikut serta. Kami berharap semua provinsi dapat mengirimkan petenisnya karena ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan tenis di daerah dan di Indonesia," tutur Martina di Jakarta, Kamis (11/6).

Menurut Martina, sangat disayangkan bila daerah tidak dapat mengirimkan petenisnya karena PON Tenis I ini merupakan "pesta" tenis terbesar di Indonesia. Panitia memperkirakan pertandingan bakal berlangsung seru mulai pagi hingga malam hari. Pertandingan meliputi mini tenis (usia 6 hingga 8 tahun), junior (usia di bawah 14 dan 16 tahun), senior, dan veteran (di atas 50 tahun).

Terdapat 29 medali emas, 29 perak, dan 58 perunggu yang akan diperebutkan oleh para peserta. Selain mewakili provinsi masing-masing, peserta juga diperbolehkan mewakili dirinya sendiri. Hal ini disebabkan tiap provinsi mendapat jatah mengirimkan hanya empat petenisnya pada masing-masing kategori peserta. Untuk peserta yang tampil mewakili dirinya sendiri, medali yang didapat tidak akan akan diperhitungkan dalam perolehan medali kontingen provinsinya.

Pada PON Tenis I ini setiap daerah hanya boleh mengirimkan empat petenisnya di masing-masing kategori peserta. Namun, untuk kategori peserta umum siapa pun boleh ikut mewakili dirinya sendiri. Panitia menyediakan hadiah uang total Rp 500 juta.

Untuk mencegah perpindahan tidak sah petenis dari satu daerah ke daerah lain agar dapat tampil pada PON Tenis I di Jakarta, 27 Juni-5 Juli, panitia pelaksana mengharuskan petenis menunjukkan kartu tanda anggota (KTA). Kartu ini diterbitkan Pengurus Provinsi Pelti.

Menurut Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti, Johanes Susanto, KTA akan dijadikan dasar untuk pendaftaran peserta. "Karena ini merupakan PON Tenis I, kemungkinan masih akan terjadi kesimpangsiuran soal KTA ini. Untuk itu kami akan menerbitkan KTA sementara dengan sepengetahuan dan persetujuan pengurus Pelti masing-masing provinsi."

Selain menampilkan pertandingan tenis, pada PON Tenis I ini juga akan digelar lokakarya pelatih, seminar gizi olahraga, seminar psikologi, seminar pelatihan fisik dan motivasi, sosialisasi pelatihan tenis bagi petenis setelah melewati masa mini tenis (play and stay), dan bazar multiproduk perlengkapan olahraga tenis. (sspc)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***