- Adalah Ketua Pelaksana sekaligus Direktur Turnamen, Dr. H Bambang Supeno, DTMH, MARS yang mendengar info Andrian akan terbang ke Jakarta, lalu ke Riau, Jumat malam langsung berkoordinasi dengan Bupati Tulungagung, Ir. Heru Tjahjono, MM untuk menceganya.
Dan, upaya ini memang terbilang sakti. Betapa tidak. Setelah mengontak Ketua Bidang Pertandingan PP PELTI, Johannes Susanto lalu Sekjen PP PELTI, Soebronto Laras, Andrian yang tiketnya sudah pasti, akhirnya batal meninggalkan turnamen, dan dipastikan main di semifinal tunggal kontra Christopher Rungkat dan ganda (bersama Hendri SP) kontra Sunu Wahyu Trijati/Prima Simpatiaji di final ganda.
”Kami ini minta pengertian pemain. Ini kan untuk masyarakat tenis Tulungagung dan olahraga Indonesia pada umumnya. Hal-hal seperti ini jangan terjadi. Kami bersyukur, agaknya pengurus PP PELTI mengerti kami. Dan, kami senang Andrian pun akhirnya melanjutkan permainannya,” ujar Bupati Tulungagung, Ir. Heru Tjahjono, MM.
Andrian Raturandang sendiri memaklumi keadaan ini. Dia mengaku pasrah dan patuh atas perintah pengurus PP PELTI dan Panpel Tulungagung Open plus Bupati Tulungagung, Ir. Heru Tjahjono, MM yang dinilainya sangat baik dan profesional.
”Aku menerima keputusan ini. Apalagi PP PELTI memang mengintruksikan demikian. Saya suport penuh Tulungagung Open. Namun, usai final ganda (Sabtu), saya tetap akan terbang ke Jakarta dan Ke Riau untuk melanjutkan program Prestasi Daerah,” ujar bapak satu putra yang memang macho.
(Seperti dikirimkan Wartawan Majalah TENNIS Sports, Agus Aribowo)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***