- Nantinya porsi pertandingan antar petenis Surabaya akan diperbanyak. Hasil dari setiap pertandingan itu akan ditentukan dengan poin. Poin itu tidak hanya menentukan prestasi atlet saja, tapi juga pelatih.
Ketua Umum Pelti Surabaya, Tanya Nanette Rudianto mengaku, iade ini datang dari pelatih nasional program SEA Games 2011, Bonit Wiryawan. "Kami ditawarkan program itu dan kami setuju," kata Tanya, Kamis (19/8/2010).
Tanya menambahkan, program baru ini diharapkan mampu membangkitkan semangat dan mental atlet untuk lebih mencintai tenis. Ia mengaku, banyak petenis yang belum cinta dengan olahraga raket ini. "Hasilnya, prestasi yang dihasilkan juga tidak begitu maksimal," sambungnya.
Meski sudah dirumuskan, tapi Pelti Surabaya belum menentukan kapan program itu akan diterapkan. "Kita baru membicarakan program tersebut 14 Agustus silam. Kita akan membahasnya lagi akhir Agustus nanti," tuturnya.
"Harus diakui, bila prestasi tenis Surabaya masih belum begitu bagus. Apalagi dibanding dengan kota-kota besar di Indonesia, kita masih tertinggal. Kalau setingkat provinsi, masih berbicara," tambah Tanya. Ia berharap program ini berimbas baik bagi tenis Surabaya. (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Ketua Umum Pelti Surabaya, Tanya Nanette Rudianto mengaku, iade ini datang dari pelatih nasional program SEA Games 2011, Bonit Wiryawan. "Kami ditawarkan program itu dan kami setuju," kata Tanya, Kamis (19/8/2010).
Tanya menambahkan, program baru ini diharapkan mampu membangkitkan semangat dan mental atlet untuk lebih mencintai tenis. Ia mengaku, banyak petenis yang belum cinta dengan olahraga raket ini. "Hasilnya, prestasi yang dihasilkan juga tidak begitu maksimal," sambungnya.
Meski sudah dirumuskan, tapi Pelti Surabaya belum menentukan kapan program itu akan diterapkan. "Kita baru membicarakan program tersebut 14 Agustus silam. Kita akan membahasnya lagi akhir Agustus nanti," tuturnya.
"Harus diakui, bila prestasi tenis Surabaya masih belum begitu bagus. Apalagi dibanding dengan kota-kota besar di Indonesia, kita masih tertinggal. Kalau setingkat provinsi, masih berbicara," tambah Tanya. Ia berharap program ini berimbas baik bagi tenis Surabaya. (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***