Menu

coiga

AYO GABUNG

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini.
Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.

Selasa, 10 Agustus 2010

ASIAN GAMES 2010: Yayuk Tour, Ayu, Lavinia dan Jessy Dipoles Suresh

Sumber Asli -- CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA- Persiapan tim tenis Indonesia proyeksi Asian Games 2010 memasuki babak akhir. Yayuk Basuki dkk hanya akan melakoni satu tryout sebelum terjun di Asian Games, yakni Women Circuit di Jepang akhir Agustus mendatang.
- "Setelah itu, tiga petenis langsung pulang. Sementara itu, Yayuk bertanding di Tiongkok. Nah, petenis yang pulang akan menjalani latihan khusus," jelas Kresno Merdiko, manajer tim tenis Indonesia, kemarin (9/8).

Tiga petenis tersebut ialah Ayu Fani Damayanti, Jessy Rompies, serta Lavin-ia Tananta. Mereka akan ditangani pelatih asal Malaysia Suresh Menon yang sengaja didatangkan PP Pelti. Namun, Suresh hanya akan memoles Ayu Fani dkk selama dua minggu.

Setelah itu, mereka ditangani pelatih asal Belanda. Namun, PP Pelti belum bersedia membocorkan nama pelatih tersebut Yang pasti, pelatih asal Negeri Tulip, julukan Belanda, itulah yang bakal memoles petenis Indonesia hingga Asian Games mendatang. Rencananya, pelatih asal Belanda tersebut menginjakkan kaki di Indo-nesia awal September mendatang.

Hingga kini, PP Pelti masih membereskan masalah kontrak dengan pelatih Belanda tersebut. Bukan untuk nilai kontrak, melainkan masalah akomodasi yang diminta sang pelatih.

"Dia mintanya tinggal di hotel berbintang. Namun, kami bersedia menginapkannya di rumah Bu Martina (Martina Wijaya. Ketum PP Pelti). Hanya itu yang belum beres. Masalah nilai kontrak sudah beres," tambah Diko, sapaan karib Kresno Merdiko.

Keputusan mengontrak pelatih asal Belanda bukan tanpa alasan. PP Pelti menganggap fisik para atlet kerap tidak mendukung jika tampil di sebuah kejuaraan bertaraf internasional. Terutama ketika kejuaraan yang serinya panjang. Maka, kami harap pelatih Belanda tersebut bisa memperbaiki fisik anak-anak." tambah Diko.

Selain masalah fisik, PP Pelti masih harus segera menentukan komposisi pemain di sektor ganda. Pelti baru memutuskan Yayuk untuk tampil di sektor ganda.

"Ganda memang menjadi undalan Indonesia. Kami terus berusaha mencari komposisi yang cocok," tegas Diko.(CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***