- Ditemui di kantornya, Senin (9/10/2010), pria yang telah menjabat sebagai manajer tim selama delapan tahun berturut-turut ini mengatakan, kedatangan pelatih asing ini akan diusahakan paling lambat awal September 2010.
Meski belum menyebutkan siapa nama pelatih yang didaulat membawahi petenis puteri Indonesia, Diko mengaku sudah mengajukan beberapa nama yang dinilainya potensial. "Soal kontrak sudah, hanya masalah akomodasi dan penginapan belum deal. Tapi paling tidak September sudah bisa datang dan berlatih sampai Asian Games nanti," papar Diko.
Mengenai besaran kontrak yang disepakati, Diko menolak menyebutkannya namun ia memastikan dana tersebut bersumber mandiri dari kocek PP PELTI.
Sebelum ditangani pelatih asing ini pada September mendatang, tim tenis Asian Games yang terdiri dari Lavinia Tananta, Ayu Fani Damayanti, Jessy Rompies, dan Yayuk Basuki akan terbang ke Jepang pada 26 Agustus untuk mengikuti Turnamen women sirkuit.
Mereka sebelumnya telah melalui serangkaian turnamen selama enam minggu terakhir di Thailand, Jakarta, dan Balikpapan. Selepas dari Jepang, trio Jessy, Vivin dan Ayu akan kembali ditempa oleh pelatih dari ITF berkebangsaan Malaysia, Suresh Menon, selama dua minggu. Ini juga termasuk latihan ekstra dari pelatih fisik KONI, Robert Ballad asal Australia.
"Kami akan perkuat di fisik pemain. Porsi latihan fisiknya juga akan ditambah supaya pemain tidak keteteran di partai yang panjang," kata Diko.
Sementara Yayuk baru akan bergabung dengan trio tenis puteri ini dua minggu sebelum perhelatan Asian Games dimulai. Yayuk yang menggantikan Sandy Gumulya akan melanjutkan tur dengan mengikuti turnamen di China demi mengumpulkan poin. (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Meski belum menyebutkan siapa nama pelatih yang didaulat membawahi petenis puteri Indonesia, Diko mengaku sudah mengajukan beberapa nama yang dinilainya potensial. "Soal kontrak sudah, hanya masalah akomodasi dan penginapan belum deal. Tapi paling tidak September sudah bisa datang dan berlatih sampai Asian Games nanti," papar Diko.
Mengenai besaran kontrak yang disepakati, Diko menolak menyebutkannya namun ia memastikan dana tersebut bersumber mandiri dari kocek PP PELTI.
Sebelum ditangani pelatih asing ini pada September mendatang, tim tenis Asian Games yang terdiri dari Lavinia Tananta, Ayu Fani Damayanti, Jessy Rompies, dan Yayuk Basuki akan terbang ke Jepang pada 26 Agustus untuk mengikuti Turnamen women sirkuit.
Mereka sebelumnya telah melalui serangkaian turnamen selama enam minggu terakhir di Thailand, Jakarta, dan Balikpapan. Selepas dari Jepang, trio Jessy, Vivin dan Ayu akan kembali ditempa oleh pelatih dari ITF berkebangsaan Malaysia, Suresh Menon, selama dua minggu. Ini juga termasuk latihan ekstra dari pelatih fisik KONI, Robert Ballad asal Australia.
"Kami akan perkuat di fisik pemain. Porsi latihan fisiknya juga akan ditambah supaya pemain tidak keteteran di partai yang panjang," kata Diko.
Sementara Yayuk baru akan bergabung dengan trio tenis puteri ini dua minggu sebelum perhelatan Asian Games dimulai. Yayuk yang menggantikan Sandy Gumulya akan melanjutkan tur dengan mengikuti turnamen di China demi mengumpulkan poin. (CTI-1)
***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***