Menu

coiga

AYO GABUNG

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

TENIS COI menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini.
Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: akumemangcoi@yahoo.com.

Senin, 10 Juni 2013

Stadion Tenis Kemayoran Riwayatmu Nanti



Oleh: Gungde Ariwangsa

 Sumber Asli -- TENIS COI - Entah apa yang menggerakan kaki ini tiba-tiba saja ingin melangkah ke Stadion Tenis Kemayoran di bilangan Jakarta Pusat. Pikiran saya tiba-tiba saja tertuju ke stadion yang dulu berdiri megah dengan dikelilingi Danau Sunter, Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Sekolah Internasional Jubilee School, tempat pemancingan dan tentunya juga bangunan mess atlet yang masih teronggok didak pasti.


            Adakah karena di stadion tenis yang didirikan Yaporti (Yayasan Pengembangan Olahraga Tenis) itu sedang berlangsung turnamen tenis junior yang juga telah melegenda Piala Thamrin? Ataukah karena ingin memastikan diri soal kabar bakal diserahkannya pengelolaan stadion itu ke Sekretariat Negara oleh Yaporti? Pikiran inilah yang menggelayuti saya untuk secara diam-diam berkunjung ke Kemayoran.

            Sesampai di sana saya menjadi tertegun oleh banyaknya pemain junior yang datang untuk ambil bagian di Piala Thamrin yang kini berstatus sebagai turnamen internasional.  Ada 400 pemain dari 17 negara akan bersaing dalam turnamen milik Pengurus Provinsi DKI Jakarta itu. Dengan keriuhan para pemain beserta pelatih, orang tua dan tentunya penonton yang datang menjadikan stadion itu kembali menunjukan diri sebagai rumah tenis.

            Saya tertegun bukan karena apa-apa. Mungkin sama dengan Anda, saya tertegun karena mengetahui soal kabar stadion itu nantinya tidak akan lagi dikelola oleh Yaporti. Tenis Kemayoran sudah akan beralih tangan ke Setneg. Pengembalian pengelolaan itu akan dilaksanakan paling lambat 1 Juli nanti.

            Dengan pengembalian hak pengelolaan itu maka Tenis Kemayoran tidak lagi secara nyata menjadi “milik” insane tenis. Dalam hal ini Yaporti yang pimpinannya adalah ex officio Ketua Umum Pengutus Pusat Pelti. Bila telah kembali ke Setneg maka PP Pelti tidak bisa lagi berperan besar seperti tahun-tahun sebelumnya.

            Saya mengkhawatirkan, Tenis Kemayoran nantinya akan tambah komersial seperti yang terjadi pada pengelolaan Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno di Senayan Jakarta. Setelah dikelola Setneg, kawasan olahraga Senayan makin komersial dengan tarif yang tinggi dan tidak lagi mengutamakan kepentingan olahraga. Selain banyak fasilitas yang beralih fungsi menjadi tempat komersial juga Senayan makin banyak diisi kegiatan di luar olahraga.

            Akankah Tenis Kemayoran juga mengalami nasib yang sama? Bisa jadi demikian adanya. Ataukah Anda memiliki pemikiran lain? Atau bagaimanakah sebaiknya agar Tenis Kemayoran tetap bersahabat dengan para pelaku tenis?

            Sebelum kita sama-sama mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu akan lebih baik menelusuri kenapa Yaporti mengembalikan pengelolaan Tenis Kemayoran itu ke Setneg? Dari informasi yang saya terima, Yaporti tampaknya mulai keberatan menanggung beban biaya yang harus dipikul. Untuk pembayaran PBB saja mencapai Rp 900 juta. Belum lagi biaya lain-lainnya.

            Kemudian kenapa Ketua Umum PP Pelti saat ini, Maman Wiryawan tidak bisa berperan untuk mengelola kawasan tenis Kemayoran? Seharusnya sebagai Ketua Umum Maman secara ex officio menjadi pimpinan Yaporti. Namun ternyata jalannya tidak demikian lagi. Klausul bahwa Ketua Umum Pelti langsung menjadi pimpinan Yaporti kabarnya sudah ditiadakan. Karena itulah pengeloaan tenis Kemayoran tidak lagi bisa berjalan untuk tenis seperti yang dulu-dulu.

            Bagaimana pun, PP Pelti tidak bisa lepas tangan saja tentang masalah ini. Demi kepentingan tenis seharusnya PP Pelti mempertanyakan secara jelas masalah masa depan pengelolaan Tenis Kamyoran itu. Jangan sampai  Tenis Kemayoran setelah dialihkan pengelolaannya nanti lenyap begitu saja ditelan ketidak pastian seperti serba tidak pastinya langkah kepengurusan PP Pelti sekarang ini.

            Oh Stadion Tenis Kemayoran riwayatmua nanti. Oh PP Pelti kemana langkah akan diarahkan nanti? Bagaimana pun PP Pelti perlu menjelaskan masalah ini kepada masyarakat tenis dan masyarakat olahraga. Ini karena Ketua Umum PP Pelti adalah pimpinan Yaporti. ***


- (CTI-1) ***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 088210452863 atau e-mail: akumemangcoi@yahoo.com. Kami nantikan." ***

1 komentar:

Muhammad Deni mengatakan...

Kami CV. SANGGAR ISTANA KLINIK BATU ALAM adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang spesialis ahli pembuatan lapangan olahraga, khususnya lapangan tenis, baik yang terbuat dari bahan granit (Granit Court) maupun Plexi Pave.
Berbagai pengalaman yang telah teruji selama lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun dalam bidang pembuatan lapangan tenis menjadikan kami senantiasa memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga setiap kualitas pekerjaan yang diberikan oleh konsumen.
Untuk menjaga kepercayaan yang ada, berbagai proyek lapangan tenis yang telah kami kerjakan memiliki Sertifikat Berstandar Internasional (terlampir) serta mendapatkan pengakuan langsung dari berbagai instansi, baik pemerintah, swasta lokal maupun asing.
Sebagai referensi, dapat kami sebutkan beberapa proyek yang telah kami selesaikan antara lain sebagai berikut:
- Lapangan Tenis Komplek Resimen Induk Komando Daerah Militer (RINDAM) I/ BUKIT BARISAN di Pematang Siantar, Sumatera Utara; (Mendapatkan penghargaan dari Bpk. Kolonel Infanteri Lodewijk F. Paulus selaku KOMANDAN RESIMEN INDUK KODAM (RINDAM) I/ BUKIT BARISAN.
- Lapangan Tenis BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara di Jl. Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat Berstandar Internasional yang dikeluarkan oleh Bpk. M. Roem, M. Ak, M. Comm selaku Chairman of BPKP North Sumatera, dan Bpk. A. Karim selaku Head of the Project)
- Lapangan Tenis Kantor PERTAMINA Tkt. I Provinsi Sumatera Utara di Jl. Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara;
- Lapangan Tenis Gedung Keuangan Negara, oleh BRR Aceh-Nias di Jl. Cik Ditiro, Peuniti, Banda Aceh, NAD; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat Berstandar Internasional dari Bpk. Bambang Isnaeni Gunarto selaku Chief Officer)
- Lapangan Tenis Komplek BI di Banda Aceh, NAD;
- Lapangan Tenis Kanwil TELKOM Tkt. I Provinsi Sumatera Utara di Jl. Wolter Mongonsidi, Medan, Sumatera Utara;
- Lapangan Tenis Komplek BI di Lhokseumawe, NAD;
- Lapangan Tenis Kantor Bupati ASAHAN di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara;
- Lapangan Tenis Guest House Perkebunan Kelapa Sawit PT. Austindo Nusantara Jaya Agri (PT. ANJ Agri) di Binanga, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat dari Bpk. Koh Beng Hock selaku Chief Executive Officer (CEO) PT. ANJ Agri, dan Bpk. Pahrul Nurdin selaku Head of Engineering PT. ANJ Agri)
- Lapangan Tenis GOR Sumatera Trading Tobacco Company (STTC) di Pematang Siantar, Sumatera Utara; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat dari Bpk. Edwin Bingei selaku Direktur Utama/ DIRUT PT. STTC)
- Lapangan Tenis Indoor GOR POLDA Tansa Trisna di Jl. Candi Borobudur, Kebun Bunga, Medan, Sumatera Utara; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat Berstandar Internasional dari Bpk. Inspektur Jenderal Polisi (IRJEN POL) Nurudin Usman selaku KAPOLDA SUMATERA UTARA)
- Lapangan Tenis MAKODAM I/ BUKIT BARISAN di Jl. Binjai, Medan, Sumatera Utara; (Mendapatkan pengakuan Sertifikat Berstandar Internasional dari Bpk. Mayor Jenderal (MAYJEN) TNI Lodewijk F. Paulus selaku PANGLIMA Komando Daerah Militer (KODAM) I/ BUKIT BARISAN)
- Lapangan Tenis PEMKAB ASAHAN di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara;
- dan sebagainya.

Bagi kami, kepercayaan, mutu, dan kepuasan adalah filosofi sekaligus komitmen utama dalam setiap pelayanan kami.

Silahkan hubungi:
- 0821 6020 5555 / 0813 7043 0874 / 0819 3141 1818 (Bpk. HM. SUPANDI MD)
- (061) 8211895 / 8201551 (Office CV. SANGGAR ISTANA KLINIK BATU ALAM)
- (061) 8201551 (Fax Office CV. SANGGAR ISTANA)

- Head Office CV. SANGGAR ISTANA KLINIK BATU ALAM,
Jl. Dr. Setiabudi No. 23, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal, Simpang Sepakat, Titi Bobrok, Medan 20122, Sumatera Utara-Indonesia.

- Branch Office CV. SANGGAR ISTANA KLINIK BATU ALAM,
Jl. Dr. Setiabudi No. 31, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal, Simpang Sepakat, Titi Bobrok, Medan 20122, Sumatera Utara-Indonesia.

- REPRESENTATIF OFFICE JAKARTA,
Jl. Raya Pasar Minggu No. 13 Pancoran, Jakarta Selatan 12780, DKI Jakarta-Indonesia.

Pin BB: 237A9768
Email:sanggaristanaklinikbatualam@yahoo.com